Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodim 1620 Lombok Tengah Awasi Pembelian Gabah Petani oleh Bulog

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Kodim 1620 Lombok Tengah Awasi Pembelian Gabah Petani oleh Bulog Doc: Antara foto
Ket. Aparat mengawasi pembelian gabah petani oleh bulog di Lombok Tengah, NTB.

LOMBOK TENGAH - Babinsa jajaran Kodim 1620 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pengawalan terhadap proses penyerapan gabah hasil panen petani yang dibeli langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) di daerah setempat.

"Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas stok pangan dan kelancaran distribusi serapan gabah milik petani oleh Bulog selama bulan suci ramadhan 1447 hijriah hingga ke gudang penyimpanan," kata Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti di Lombok Tengah, Minggu (8/3).

Ia mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam memantau hasil panen merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Tidak hanya sekadar memantau, Babinsa terjun langsung ke sawah dan tempat penggilingan padi untuk memastikan gabah petani ini terserap dengan harga yang sesuai dan tepat sasaran dan terserap dengan baik," katanya.

Ia mengatakan selain itu, kegiatan ini difokuskan pada pendampingan petani mulai dari proses pemanenan hingga distribusi ke gudang-gudang penampungan.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir praktik spekulasi harga yang sering kali muncul di tengah tingginya permintaan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

"Kami ingin memastikan bahwa jerih payah petani terbayar dengan harga yang layak, sekaligus menjamin bahwa pasokan beras di wilayah Lombok Tengah tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kodim terus bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Bulog setempat.

Babinsa juga memberikan edukasi kepada kelompok tani mengenai standar kualitas gabah yang baik agar memenuhi kualifikasi serapan pasar maupun cadangan pangan pemerintah.

Respon positif datang dari para petani yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI di lapangan, untuk melakukan pengawalan dan memberikan rasa aman bagi petani dari potensi permainan tengkulak yang merugikan.

"Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan kedaulatan pangan di tingkat daerah dapat terus terjaga secara berkelanjutan," katanya.

Pemerintah telah menetapkan harga gabah kering dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Saat ini sejumlah petani telah mulai panen padi pada musim tanam pertama pada musim hujan 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...

Pemerintah Kota Bogor Lanjutkan Penertiban 516 Angkot

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Luar Negeri
Indonesia Usul MoU Kemitraa...
Olahraga
Akankah Lahir Sejarah di St...
Daerah
Dukung Pariwisata, DAMRI Bu...
Rona
Winter aespa Kena Herpes Zo...
Daerah
BPBD Parimo Distribusi 32 R...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.