Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pernyataan Pemerintah Tak Mampu Setop Antrean Mengular di SPBU

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 15:34 WIB | Oleh:
Pernyataan Pemerintah Tak Mampu Setop Antrean Mengular di SPBU Doc: ant
Ket. SPBU terus diserbu warga

JEMBER – Meski berkali-kali pejabat ESDM menyatakan stok BBM cukup, masyarakat tetap mengantre SPBU seperti terjadi di Jember. Antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat.  

"Saya terpaksa mengantre di SPBU karena memang BBM sepeda motor saya habis," kata salah seorang warga di Kecamatan Kaliwates, Yuliati Ningsih. 

Saat datang ke SPBU Tegalbesar, lanjut dia, antrean juga sudah panjang pada pagi hari dan tidak seperti pada hari sebelumnya yang masih normal pengendara yang antre BBM di SPBU tersebut.

"Saya menyayangkan kepanikan masyarakat yang melakukan aksi borong BBM hingga menyebabkan antrean panjang di SPBU Tegalbesar mencapai 150 meter lebih. Mudah-mudahan kondisi seperti itu segera berakhir," ujar dia.

Hal senada juga dikeluhkan oleh warga lainnya Hamidah yang mengantre di SPBU Ahmad Yani karena BBM di sepeda motornya sudah hampir habis.

"Memang biasanya saya beli BBM tiga hari sekali di SPBU karena memang kebutuhan untuk mengantar dan menjemput anak sekolah. Saya juga kaget kok antre panjang sekali saat membeli BBM di SPBU, padahal biasanya normal," katanya.

Pantauan di lapangan, aparat kepolisian turun di sejumlah SPBU untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah di sekitar SPBU tersebut.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi borong dengan pembelian BBM berlebih agar tidak terjadi antrean yang semakin panjang di sejumlah SPBU.

"Stok BBM di Jember saat ini dalam kondisi aman, bahkan melimpah, sehingga Pemkab Jember mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak bertanggung jawab mengenai kelangkaan stok BBM," ujar dia.

Pertamina memastikan bahwa stok BBM sangat berlimpah karena kuota Pertalite di Jember mencapai 584 ton dan Pertamax mencapai 279 ton, sehingga alokasi itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jember, sehingga stok aman.

Pertamina juga menyatakan kesiapan untuk menambah suplai BBM di Jember agar stok bisa terjaga dan tidak lagi terjadi antrean panjang di SPBU, sehingga masyarakat diminta membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong dengan pembelian yang berlebihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.