Britney Spears Ditangkap, Dicurigai Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol dan Narkoba
Jumat, 06 Mar 2026, 09:20 WIBLOS ANGELES â Britney Spears ditangkap karena dicurigai mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan narkoba di dekat rumahnya di California Selatan dan kemudian dibebaskan, kata pihak berwenang. Pernyataan dari perwakilan Spears menyebut penangkapan itu "tidak dapat dimaafkan."
Kepolisian Jalan Raya California (CHP) mengatakan petugas menerima laporan sesaat sebelum pukul 9 malam pada hari Rabu (4/3) bahwa seseorang di dalam mobil BMW 430i hitam mengemudi dengan cepat dan ugal-ugalan di US 101 di Newbury Park, California, di Ventura County dekat perbatasan Los Angeles County.
Bintang pop berusia 44 tahun itu, satu-satunya orang di dalam mobil, keluar dari jalan raya dan menepi, kata pernyataan CHP. Ia tampak mabuk, menjalani serangkaian tes kesadaran di lapangan, ditangkap karena dicurigai mengemudi di bawah pengaruh kombinasi alkohol dan narkoba, dan dibawa ke penjara Ventura County, kata CHP. Hasil tes kimia masih menunggu dan kasus ini masih dalam penyelidikan.
Spears ditangkap pada Kamis pagi dan dibebaskan sekitar pukul 6 pagi, menurut catatan penjara yang dikutip Associated Press.
âIni adalah insiden yang disayangkan dan sama sekali tidak dapat dimaafkan,â kata pernyataan dari perwakilan Spears. âBritney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah pertama dalam perubahan yang sudah lama tertunda yang perlu terjadi dalam hidup Britney. Mudah-mudahan, dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dia butuhkan selama masa sulit ini.â
Kantor Kejaksaan Distrik Ventura County akan menentukan apakah akan ada tuntutan yang diajukan. Spears dijadwalkan hadir di pengadilan pada 4 Mei.
Penangkapan itu terjadi beberapa mil dari Thousand Oaks, California, tempat Spears memiliki rumah. CHP (California Highway Patrol) mencatatnya tinggal di Westlake Village terdekat.
Lahir di Mississippi dan dibesarkan di Louisiana, Spears adalah fenomena pop remaja yang menjadi superstar terkemuka di tahun 90-an dan 2000-an. Ia meraih ketenaran dari acara Disney Channel âThe Mickey Mouse Clubâ hingga MTV dan seterusnya, dengan lagu-lagu hits yang mendefinisikan era seperti â⦠Baby One More Time,â âOops! ⦠I Did It Again,â dan âToxic.â
Sebagian besar albumnya telah mendapatkan sertifikasi platinum, menurut Recording Industry Association of America, dengan dua album bersertifikasi diamond: â⦠Baby One More Timeâ tahun 1999 dan âOops! ⦠I Did It Againâ tahun 2000. Album penuh terakhirnya, âGlory,â dirilis pada tahun 2016.
Spears menjadi fokus tabloid di awal tahun 2000-an, dan sumber pengawasan publik, karena ia berjuang melawan penyakit mental dan paparazzi mendokumentasikan detail kehidupan pribadinya.
Kemudian, seiring dengan perkembangan opini budaya yang mengakui liputan media misoginistik pada masa itu, perjuangan Spears untuk mengendalikan hidupnya menjadi fokus gerakan #FreeBritney.
Pada tahun 2008, Spears ditempatkan di bawah perwalian yang diperintahkan pengadilan, yang sebagian besar dijalankan oleh ayahnya dan pengacaranya, yang akan mengontrol keputusan pribadi dan keuangannya selama lebih dari satu dekade. Perwalian tersebut dibubarkan pada tahun 2021. Dua tahun kemudian, ia merilis memoar yang mengungkap semua rahasianya, "The Woman in Me."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Art Jakarta Gardens Menjadi Sarana Edukasi Publik Menghargai Seni Rupa
-
Demi Piala Dunia, Channing Tatum Jadi Erling Haaland di Film "Rip the Script"
-
Dua Truk Trailer Nekat Lawan Arah di Cilincing Berujung Kena Tilang Polisi
-
Bintang Film "Lethal Weapon" Danny Glover Akui Mengidap Alzheimer
-
Bandara Soetta Tegaskan Pengambil Ponsel Penumpang Bukan Petugas Avsec
-
Pemkab Kotim Prioritaskan 9 Paket Strategis Daerah untuk Tahun Anggaran 2026
-
Rupiah Hari Ini Kembali Jadi Korban Pasar Panik, Timur Tengah Memanas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.