Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas PRR: SPBU yang Telah Beroperasi di Wilayah Bencana Mencapai 97 Persen

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas PRR: SPBU yang Telah Beroperasi di Wilayah Bencana Mencapai 97 Persen Doc: ANTARA
Ket. Pengendara antre mengisi BBM di SPBU Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (28/1/2026).

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan 97 persen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar), sudah kembali beroperasi.

Berdasarkan keterangan Satgas PRR, per 4 Maret 2026 mencatat hampir seluruh SPBU dan SPBE di daerah bencana sudah hampir seluruhnya beroperasi untuk menopang kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji bagi penyintas bencana Sumatera.

Adapun rinciannya, dari 156 SPBU terdampak, sebanyak 151 di antaranya telah beroperasi atau 97 persen. Sementara terdapat 5 SPBU yang belum beroperasi karena terkendala akses jalan.

Kemudian untuk menambah pasokan BBM, terdapat 8 SPBU alternatif yang mayoritas tersebar di Aceh Tengah. Selain itu, dari 11 SPBE yang terdampak telah beroperasi kembali atau sudah 100 persen seluruhnya beroperasi. Sementara 131 agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) telah beroperasi.

Namun, Satgas PRR, masih menghadapi tantangan pasokan BBM karena akses Lhokseumawe ke Aceh Utara, Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Kuta Belang, Meureudu belum sepenuhnya normal, karena sebagian jalur masih perbaikan.

Sementara itu, di Sumut dari 406 SPBU terdampak seluruhnya sudah berfungsi atau 100 persen beroperasi. Selain itu, dari 46 SPBE yang terdampak telah 100 persen beroperasi, dan 383 agen LPG terdampak juga telah 100 persen beroperasi. Namun, kendalanya belum sepenuhnya pasokan stabil karena masih ada beberapa akses jalan terputus seperti di Humbang Hasandutan.

Kemudian di Sumbar, dari 147 SPBU terdampak telah seluruhnya beroperasi atau 100 persen beroperasi. Sementara, dari 14 SPBE terdampak seluruhnya sudah berfungsi atau 100 beroperasi, dan 172 agen LPG juga telah 100 persen beroperasi. Akan tetapi, pasokan BBM dan LPG yang melalui Lembah Anai dan Malalak belum bisa dilakukan, karena akses yang belum bisa dilalui. Sehingga, dilakukan pengalihan rute melalui rute alternatif Sitinjau Lauik

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan jika pasokan BBM dan LPG serta listrik adalah kebutuhan mendasar yang harus masuk dalam prioritas indikator pemulihan kehidupan penyintas bencana Sumatera.

"Untuk indikator pemulihan di antaranya adalah hal-hal yang sangat mendasar diperlukan, seperti listrik, kemudian bahan bakar, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun liquefied petroleum gas (LPG), serta sarana komunikasi dan internet,” kata Tito dalam keterangannya

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.