Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Salurkan Beras 10 Kg untuk Warga Miskin, Jaga Ketahanan Pangan

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna Salurkan Beras 10 Kg untuk Warga Miskin, Jaga Ketahanan Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Penyerahan bantuan beras di Kecamatan Bunguran Tengah, Kabpaten Natuna, Kepri, Selasa (3/3)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada setiap warga kurang mampu (miskin) sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan warga.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Selasa (3/3) malam, mengatakan selain beras pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan lain, seperti uang tunai serta perlengkapan ibadah untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.

Bantuan itu ada yang berasal dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), perbankan, hingga zakat masyarakat mampu.

“Saya bersama perbankan, ada BRK (Bank Riau Kepri Syariah), BSI (Bank Syariah Indonesia), serta BPJS Ketenagakerjaan, datang untuk menyalurkan bantuan, baik untuk masjid, marbot, maupun bantuan dari Baznas,” ujarnya saat Safari Ramadhan di salah satu masjid di Desa Air Lengit.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna Akmal Dusty menjelaskan bantuan tersebut merupakan program pangan bagi keluarga rawan pangan kronis.

“Total penerima di Kecamatan Bunguran Tengah, termasuk Desa Air Lengit, sebanyak 83 keluarga penerima manfaat,” katanya.

Ia menyebutkan bantuan bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD) yang dititipkan Pemkab Natuna ke gudang Perum Bulog Cabang Natuna untuk dirawat dan dijaga kualitasnya.

Cadangan beras tersebut tidak hanya digunakan untuk bantuan sosial, tetapi juga disiapkan untuk kondisi darurat, seperti bencana alam.

Bantuan, lanjut dia, juga akan disalurkan ke beberapa kecamatan lainnya.

“Bantuan CBPD diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.