Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Bantul Gandeng BNNK Lakukan Tes Urine Awak Angkutan Lebaran

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 13:39 WIB | Oleh:
Dishub Bantul Gandeng BNNK Lakukan Tes Urine Awak Angkutan Lebaran Doc: antara foto
Ket. Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi, di Bantul, Kamis (5/3).

BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggandeng Badan Narkotika Narkotika Kabupaten (BNNK) Bantul untuk melakukan tes urine terhadap awak angkutan menghadapi pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2026.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BNNK, mulai minggu depan akan melakukan tes urine untuk awak angkutan," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi, di Bantul, Kamis (5/3).

Menurut dia, pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan untuk awak angkutan Lebaran yang selama ini beroperasi di Terminal Palbapang dan Terminal Imogiri, dan terminal lainnya yang beroperasi saat Lebaran 2026.

"Jadi persiapannya baru itu, nanti pos induk kita yang biasanya ada di Pasar Seni Gabusan Jalan Parangtritis akan kita pindahkan di Terminal Palbapang," katanya.

Dengan demikian, kata dia, nantinya di sela kegiatan tes urine awak angkutan, personel perhubungan juga sekaligus memantau arus kendaraan keluar masuk di Terminal Palbapang.

Lebih lanjut dia mengatakan, urgensi dilakukan tes urine bagi awak angkutan tersebut karena sudah menjadi gerakan nasional dari BNNK, sebagai antisipasi agar tidak ada kru yang mengonsumsi narkoba.

Terlebih, kata dia, mereka nantinya akan melayani penumpang baik yang akan melakukan mudik Lebaran maupun yang melakukan wisata di Kabupaten Bantul.

"Jadi kita akan antisipasi lebih dini, agar para pengemudi angkutan dipastikan tidak dalam pengaruh narkotika dan obat-obatan terlarang, yang sangat membahayakan dari segi keselamatan," katanya.

Sedangkan dari segi angkutan mudik Lebaran, pihaknya sudah ada perintah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan inspeksi kendaraan atau pemeriksaan kelaikan angkutan umum.

"Pemeriksaan terhadap bus yang akan digunakan untuk menjemput pemudik maupun untuk wisata. Kami diperintahkan untuk melakukan rampcheck kendaraan mulai H-7 sampai H+10, jadi waktunya panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.