Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Booking Tiket 'Online' Pendakian Rinjani 2026 Dibuka Besok 6 Maret, Cek Cara Pesan di Sini!

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 21:32 WIB | Oleh:
Booking Tiket 'Online' Pendakian Rinjani 2026 Dibuka Besok 6 Maret, Cek Cara Pesan di Sini! Doc: ANTARA/HO-TNGR NTB
Ket. Wisatawan saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram.

MATARAM - Kabar gembira bagi para pecinta alam, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) resmi mengumumkan pembukaan sistem pembelian tiket wisata pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, NTB, mulai Jumat, 6 Maret 2026. Para pendaki kini dapat melakukan booking online tiket Rinjani melalui aplikasi E-Rinjani mulai pukul 08.00 WITA untuk mempersiapkan petualangan di gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia tersebut.

“Tiket sudah bisa dipesan besok tanggal 6 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WITA,” kata Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan di Mataram, NTB, Kamis (5/3).

Budhy menuturkan pemesanan tiket wisata pendakian dilakukan melalui aplikasi E-Rinjani yang dapat unduh melalui platform Android maupun IOS.

Ia mengingatkan wisatawan untuk tidak terburu-buru pesan tiket pendakian, karena jika kuota penuh masih bisa pada tanggal lain.

“Rinjani tidak kemana-mana dan selalu menantikan kehadiran para pendaki,” ujar Budhy.

Lebih lanjut ia berpesan agar wisatawan mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaki Gunung Rinjani, serta selalu menjadi kelestarian alam di gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia tersebut.

Selama penutupan wisata pendakian dari 1 Januari sampai 31 Maret 2026, Balai TNGR telah meningkatkan aspek keselamatan, konservasi, serta pengelolaan destinasi secara lebih inklusif dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

Pembukaan kembali jalur pendakian dilakukan usai evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas pendukung, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi musim kunjungan wisata.

Balai TNGR telah menerapkan sistem yang lebih aman, modern, dan berstandar global melalui aktivasi gelang RFID, personal bacon pemantau posisi pendaki, pembangunan pusat komando, integrasi komunikasi radio, hingga implementasi zero waste secara digital.

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Ahmad Nur Aulia mengapresiasi langkah Balai TNGR dalam mengemas wisata pendakian menjadi lebih nyaman dan aman.

Ia berharap berbagai inovasi yang dilakukan bisa memperkuat status Gunung Rinjani sebagai objek wisata yang mendunia.

“Luar biasa Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Insya Allah menjadi destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkas Aulia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.