Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni Siapkan 751.550 Tiket Sukseskan Angkutan Lebaran 2026

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 04:15 WIB | Oleh:
Pelni Siapkan 751.550 Tiket Sukseskan Angkutan Lebaran 2026 Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani (Anda) menjawab pertanyaan awak media dalam konferensi pers terkait persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 di Jakarta, Rabu (4/3).

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyiapkan 751.550 tiket untuk menyukseskan angkutan Lebaran 2026 guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik.

"Di angkutan Lebaran (tahun) ini (2026) Pelni menyediakan tiket sebanyak 751.550 tiket," kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani (Anda) dalam konferensi pers terkait persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 di Jakarta, Rabu (4/3).

Anda menyampaikan persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah telah dilakukan secara menyeluruh demi memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Masa peak season ditetapkan mulai 6 Maret hingga 6 April 2026 dengan proyeksi puncak arus mudik pada 18 Maret dan puncak arus balik 2 April.

Pada periode angkutan Lebaran, Pelni mengoperasikan total 55 kapal yang terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis untuk melayani berbagai rute nasional.

Ia merinci armada tersebut mencakup 11 kapal kapasitas 3.000 penumpang, 10 kapal 2.000 penumpang, sembilan kapal 1.000 penumpang, serta kapal kapasitas 500 penumpang dan ro-ro.

Dari total armada tersebut, kapasitas kursi untuk satu kali keberangkatan mencapai 56.069 seat yang siap melayani lonjakan penumpang selama musim mudik.

Secara keseluruhan, Pelni memproyeksikan jumlah penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai 641.025 orang, sedikit menurun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Sebanyak lebih dari 300 pelabuhan akan disinggahi oleh 55 kapal Pelni guna menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Indonesia.

Lebih lanjut Anda memastikan seluruh armada dipastikan beroperasi penuh selama peak season dan telah menyelesaikan proses docking sebagai bagian dari persiapan teknis.

Selain itu, ramp check dilakukan oleh Kementerian Perhubungan guna memastikan setiap kapal laik laut sebelum dioperasikan melayani masyarakat.

Dari sisi operasional, Pelni juga memantau ketersediaan bahan bakar minyak untuk mendukung kelancaran perjalanan selama periode Lebaran. Kebutuhan bahan bakar reguler mencapai 18.000 kiloliter per bulan, sementara pada peak season meningkat menjadi 22.000 kiloliter.

Ia menegaskan komitmen memberikan pelayanan terbaik meskipun bertepatan dengan bulan Ramadhan dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Pelni berharap perjalanan mudik dan arus balik tahun ini berlangsung selamat, aman, dan nyaman sehingga masyarakat dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.