Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekarang Masih Ada Hujan, Tapi Saat Kemarau Akan Jauh Lebih Kering

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 13:20 WIB | Oleh:
Sekarang Masih Ada Hujan, Tapi Saat Kemarau Akan Jauh Lebih Kering Doc: ist
Ket. antisipasi kekeringan

JAKARTA – Hari-hari ini masih turun hujan, bahkan kemarin pagi hujan merata di Jabodetabek selama tiga jam mulai pukul 05:00. Meski begitu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa musim kemarau di Indonesia pada tahun ini akan lebih panjang dan relatif lebih kering jika dibandingkan dengan 2025.

"Diprediksi di sebagian besar wilayah Indonesia, datangnya akan lebih maju. Kemudian juga nanti akan lebih panjang ya. Ini kalau bahasa awamnya bahwa di tahun 2026 itu relatif lebih kering daripada tahun 2025," ujar Kepala BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani ditemui usai konferensi pers di Kantor BMKG Jakarta pada Rabu. 

Awal musim kemarau diprediksi akan dimulai pada April 2026 di sejumlah wilayah daerah Indonesia yaitu 114 zona musim dan secara bertahap akan mulai dirasakan di wilayah lain pada Mei dan Juni. 

Kondisi tersebut memperlihatkan awal musim kemarau di Indonesia datang lebih cepat pada tahun ini dibandingkan kondisi normal. Tidak hanya itu, BMKG juga memprediksi kondisi selama musim kemarau pada tahun ini akan berada dalam kondisi normal sementara ada yang mengalami lebih kering dari biasanya.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Dr. Ardhasena Sopaheluwakan dalam kesempatan yang sama menyampaikan sebanyak 451 zona musim di bawah normal atau cenderung lebih kering dan 245 zona musim berada dalam kondisi normal.  "Sedangkan kondisi-kondisi yang perlu kita waspadai yaitu kondisi daerah-daerah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal," tuturnya.

Daerah yang diprediksi mengalami kemarau lebih kering atau di bawah normal yaitu Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Kepulauan Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Bengkulu, sebagian Lampung, sebagian Pulau Jawa.

Hal serupa juga diprediksi BMKG dialami wilayah sebagian besar Bali dan Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo bagian tengah, sebagian Sulawesi Utara.

Di wilayah Indonesia timur, potensi kemarau lebih kering dari normal dapat dialami di sebagian besar Maluku, sebagian besar Maluku Utara, dan sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian kecil Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.