Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perketat Pengawasan untuk Antisipasi Gelandangan Musiman

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perketat Pengawasan untuk Antisipasi Gelandangan Musiman Doc: Antara
Ket. Petugas Satpol PP Kota Surabaya berjaga di salah satu sudut kota.

Surabaya - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memperketat pengawasan dalam upaya mengantisipasi munculnya gelandangan musiman dengan menambah pengamanan di sejumlah titik rawan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) selama Ramadhan 2026.

Kepala Bidang Pengendalian Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Mudita Dhira Widaksa mengatakan upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya gelandangan dan pengemis musiman yang kerap muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Biasanya menjelang Lebaran, sebagian besar bukan warga Surabaya, melainkan dari luar kota. Mereka datang untuk mencari peruntungan dengan memanfaatkan belas kasihan masyarakat,” kata Mudita saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan, pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan dan mengintensifkan patroli di fasilitas umum dan fasilitas sosial. Tempat ibadah besar seperti Masjid Al-Falah, Masjid Al-Akbar Surabaya, serta kawasan wisata religi Sunan Ampel menjadi fokus pengawasan.

Selain itu, Satpol PP juga berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, serta TNI-Polri guna memperkuat pengawasan di lapangan.

"Kami tidak bekerja sendiri. Koordinasi dengan wilayah terus kami lakukan untuk meminimalkan keberadaan pengemis musiman,” ujarnya.

Patroli rutin juga diperkuat, terutama di persimpangan jalan dan lampu merah yang kerap menjadi lokasi aktivitas pengemis.

“Kami lakukan penjagaan di titik dengan intensitas tinggi, sementara titik lainnya dipantau secara berkala,” katanya.

Dalam penanganan, Satpol PP menerapkan skema terintegrasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya dimana penanganan dibedakan berdasarkan asal daerah dan usia.

Pengemis dewasa dengan KTP Surabaya akan dibawa ke lingkungan pondok sosial (liponsos) untuk pendataan dan pembinaan.

Sementara anak di bawah umur warga Surabaya diarahkan ke Rumah Perubahan di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) untuk pembinaan khusus.

Adapun pengemis dari luar kota akan ditempatkan sementara di liponsos sebelum dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk proses pemulangan ke daerah asal.

Mudita turut mengimbau masyarakat agar tidak memberi uang di jalanan serta melaporkan keberadaan pengemis melalui kanal resmi.

“Jika menemukan anjal atau pengemis di fasum, fasos, maupun lampu merah, silakan hubungi Call Center 112. Petugas akan segera menindaklanjuti,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.