IAEA: Korut Masih Operasikan Fasilitas Pengayaan Uranium

Rabu, 04 Mar 2026, 02:15 WIB

WINA - Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menyatakan keprihatinan serius karena fasilitas pengayaan uranium di Yongbyon, Provinsi Pyongan Utara, dan di Kangson dekat Pyongyang, Korea Utara (Korut), tampak tetap dioperasikan.

Dalam pernyataan pembukaan rapat Dewan IAEA di Wina, Austria, pada Senin (2/3) waktu setempat, Grossi juga mengatakan bahwa pihaknya terus memantau program nuklir Korut.

Ket. Foto: Dirjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi. — Sumber: AFP/JOE KLAMAR

“IAEA mengamati reaktor berkapasitas 5 MW di Yongbyon masih terus beroperasi,” kata Grossi.

Di samping itu, Grossi menjelaskan bahwa operasi Laboratorium Radiokimia terpantau antara Januari hingga September tahun lalu, dan bahan bakar nuklir bekas dari operasi reaktor sebelumnya telah diproses ulang selama periode tersebut.

IAEA juga menambahkan bahwa mereka terus memantau bangunan baru di Yongbyon yang memiliki fasilitas pasokan listrik dan pendingin serupa dengan fasilitas pengayaan di Kangson.

Menurut dia, reaktor air ringan eksperimental di Yongbyon sempat berhenti beroperasi antara Agustus hingga November tahun lalu, namun kini menunjukkan tanda-tanda telah beroperasi kembali.

Tidak ada tanda-tanda perubahan signifikan di situs uji coba nuklir Punggye-ri di Provinsi Hamgyong Utara, tapi situs tersebut dilaporkan tetap dalam kondisi siap untuk mendukung uji coba nuklir.

Sejak para pengawas IAEA diusir pada April 2009, badan tersebut tidak dapat mengakses langsung fasilitas nuklir Korut. Oleh karena itu, pemantauan program nuklir Korut saat ini dilakukan melalui analisis citra satelit. SB/KBS/I-1

  • uranium

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.