Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PIHPS: Harga Bawang Merah Rp47.650/Kg, Cabai Rawit Rp68.550/Kg

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 10:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
PIHPS: Harga Bawang Merah Rp47.650/Kg, Cabai Rawit Rp68.550/Kg Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Cabai merah keriting, cabai rawit merah dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat pada Selasa (03/3), pukul 09.56 WIB, harga pangan komoditas bawang merah Rp47.650 per kilogram (kg), sedangkan cabai rawit merah Rp68.550 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, selain cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang putih di harga Rp43.600 per kg.

Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp14.600 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.750 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.850 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.150 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.900 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp40.200 per kg, cabai merah keriting Rp40.350 per kg, dan cabai rawit hijau Rp37.850 per kg.

Kemudian, daging ayam ras di harga Rp37.900 per kg, daging sapi kualitas I Rp142.800 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp139.400 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp22.000 per kg, gula pasir lokal Rp19.200 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp18.850 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.950 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.100 per liter.

Selain itu, PIHPS juga mencatat harga komoditas telur ayam ras Rp33.900 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.