Pendiri Food and Co Bagikan Kisah Kebangkitan Bisnisnya di Hadapan Ratusan Pengusaha
Selasa, 03 Mar 2026, 09:45 WIBGADING SERPONG â Momen haru mewarnai jamuan makan malam komunitas bisnis di restoran Heavenly Treasure, Gading Serpong, Jumat (27/2). Pendiri Food and Co, Jacky Williawan, membagikan kisah perjuangan dan titik terendah dalam hidupnya sebelum sukses membangun kerajaan bisnisnya saat ini.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai komunitas bisnis dan profesional, di antaranya Matrix Asia, PIC, ECI, GFGL, Indostarter, TanyaMentor, iCommunity, Perwanti, Global Alumnus, serta jejaring pengusaha BillionaireMindset.id.
Di hadapan mereka, Jacky, yang juga seorang chef senior dengan pengalaman 25 tahun, menceritakan masa ketika ia hanya memiliki sisa uang Rp3 juta. Nominal tersebut menjadi batas tipis antara kehancuran dan harapannya dalam mempertahankan tanggung jawab keluarga.
"Uang tiga juta rupiah itu menjadi simbol pertaruhan harga diri, tanggung jawab keluarga, dan keberanian untuk tetap melangkah saat segalanya terasa runtuh," ungkap Jacky.
Dalam proses kebangkitannya, Jacky menekankan peran vital sang istri, Irene. Menurutnya, dukungan moral dan doa yang tak putus dari pasangannya menjadi fondasi utama ketika rasa percaya dirinya sebagai pengusaha hancur.
Ia menyebutkan bahwa kekayaan sejati seorang pengusaha bukanlah saldo rekening, melainkan pasangan yang setia mendampingi di masa krisis.
Kisah tersebut mendapat respons emosional dari hadirin. Salah satunya, Vivi Zhuo, yang mengaku sangat tersentuh dan menjadikan perjalanan Jacky sebagai motivasi. "Malam ini, saya menemukan alasan untuk tidak menyerah," ujarnya.
Menanggapi kisah inspiratif tersebut, Ketua Umum komunitas BillionaireMindset.id, Yossa Setiadi, memberikan pesan penutup yang reflektif mengenai pentingnya solidaritas. Di hadapan komunitas yang kini menaungi 942 anggota pengusaha dan profesional tersebut, Yossa menyebut tak ada lagi ruang bagi kesuksesan individual di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.
"Kisah Ko Jacky mengajarkan kita bahwa keruntuhan adalah awal dari fondasi yang lebih kuat. Jika kita ingin kuat menghadapi gempuran persaingan, kuncinya hanya satu: saling memperkuat jaring komunitas lewat kolaborasi nyata," tegas Yossa.
Ia melanjutkan, Jacky membuktikan bahwa kegigihan di masa sulit mampu melahirkan Food and Co dan berbagai lini usaha di bawah naungannya. Yossa menutup sesi dengan pesan bahwa kesuksesan sejati adalah kemampuan merawat sisa harapan kecil hingga menjadi jalan keluar bagi banyak orang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Jelang MotoGP Indonesia, InJourney Tourism Development Perkuat Sistem Keselamatan di Kawasan Mandalika
-
Yukata Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Bersama Komunitas lewat Factory Tour
-
Pasca-gempa, Menpar Ingin Pariwisata Labuan Bajo Pulih dan Tumbuh Lebih Tangguh
-
KPK Ingatkan Korupsi di Pengadaan Bakal Turunkan Kualitas Pembangunan
-
Coco Gauff Rayakan Sejarah Baru Petenis Kulit Hitam Amerika di US Open
-
Pemkab Tangerang Galang Dana Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Timmas Indonesia vs Singapura, Wajib Menang, Herdman Siapkan Wajah Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.