Target Serapan Gabah Terlampaui, Bulog Medan Tetap Gaspol Serap Hasil Panen Petani

Selasa, 20 Okt 2026, 05:22 WIB

MEDAN - Perum Bulog Kantor Cabang Medan, Sumatera Utara, mengoptimalkan penyerapan gabah kering panen dari petani meskipun realisasinya telah melampaui target tahunan sebagai upaya memperkuat cadangan pangan.

"Kami tetap melakukan penyerapan gabah dari petani di wilayah kerja walaupun sudah mencapai target tahunan," ujar Pemimpin Cabang Perum Bulog Medan Lutfillah Barus di Medan, Senin.

Ket. Foto: Arsip - Suasana bongkar muat beras di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara. — Sumber: Antara foto

Ia mengatakan, penyerapan gabah tersebut sudah mencapai 112 persen atau 34.696 ton gabah yang dikonversi setara beras 17.348 ton dari target 31.000 ton gabah atau 15.500 setara beras sampai pada 17 Oktober 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penyerapan gabah dari petani terus berlanjut mengingat sebagian di wilayah kerjanya masih melakukan panen di antaranya Kabupaten Langkat dan Kabupaten Serdang Bedagai.

"Estimasi penyerapan gabah di daerah tersebut bisa mencapai 3.000 sampai 4.000 ton lagi sampai Desember 2026, sebagai upaya dalam memperkuat stok pangan," ucapnya.

Lutfillah mengatakan, gabah hasil penyerapan tersebut akan diolah menjadi beras sebagai bagian dari cadangan pangan pemerintah untuk mendukung berbagai program, di antaranya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan penyaluran bantuan pangan kepada penerima manfaat.

Sebagai pelaksana penugasan pemerintah di bidang pangan, Bulog melakukan penyerapan gabah dari petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Untuk mengoptimalkan penyerapan hingga akhir tahun, Bulog juga terus melakukan sosialisasi serta memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.