Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik, meski Harga Minyak Dunia Meroket

5 Selasa, 03 Mar 2026, 19:55 WIB | Oleh:
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik, meski Harga Minyak Dunia Meroket Pemerintah Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik, meski Harga Minyak Dunia Meroket Doc: antara foto
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meskipun harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

“Kalau harga BBM yang subsidi, yang bensin Pertalite, itu mau (harga minyak dunia) naik berapa pun, tetap harganya sama sebelum ada perubahan dari pemerintah," ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Perkembangan Terkini Timur Tengah dan Implikasi Terhadap Sektor ESDM, yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (3/3).

Sedangkan, untuk bahan bakar minyak nonsubsidi seperti Pertamax, memang akan mengalami penyesuaian harga, dalam hal ini akan naik mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Bahlil menyampaikan harga minyak sudah naik menjadi 78-80 dolar AS per barel, melebihi asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yakni 70 dolar AS per barel.

Sebagai negara yang mengimpor minyak sekitar 1 juta barel per hari, maka kenaikan harga minyak dunia lantas membebani APBN dengan potensi pembengkakan subsidi energi yang ditanggung oleh negara.

Namun, di sisi lain, Indonesia juga memperoleh tambahan pendapatan dari kenaikan harga minyak dunia tersebut dari produksinya.

"Karena Indonesia kan berkontribusi kurang lebih sekitar 600 ribu barel per hari. Nah, selisih ini yang sedang kami hitung," ucap Bahlil.

Perhitungan tersebut, kata Bahlil, akan dilakukan dengan hati-hati sebab terkait dengan subsidi energi di dalam negeri.

Hingga saat ini, setelah rapat Dewan Energi Nasional, pemerintah belum berencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Sampai dengan kami rapat tadi, belum ada (kenaikan harga BBM subsidi), jadi aman-aman saja. Hari raya yang baik, puasa yang baik, insya Allah belum ada kenaikan harga BBM," kata Bahlil.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/2), AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran.

Serangan AS dan Israel terhadap Iran dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Kemudian, Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada Minggu (1/3), Presiden AS Donald Trump mengklaim pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.

Media Iran melaporkan bahwa Selat Hormuz telah secara efektif ditutup menyusul serangan AS-Israel, meski belum ada pengumuman resmi mengenai blokade formal.

Adapun Selat Hormuz menangani sekitar seperlima perdagangan minyak dunia serta volume besar ekspor gas alam cair dari Qatar dan Uni Emirat Arab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
RI Desak Negara Maju Penuhi...
Luar Negeri
Inggris dan Uni Eropa Pangk...

BNPB Sebut Karhutla Masih Ancam Sejumlah Daerah

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB Sebut Karhutla Masih A...

Mengapa Makanan Pendamping ASI Tak Boleh Ditambahi Bawang

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mengapa Makanan Pendamping ...
Luar Negeri
Dubes: AS Bidik Ekonomi Dig...

Mendag: Surplus Dagang RI Capai Rp192,70 Triliun

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag: Surplus Dagang RI C...
Olahraga
Mutiara Ayu Puspitasari Men...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.