Mensos Ungkap Tiga Program Kemensos Tunjukkan Tren Positif
Selasa, 03 Mar 2026, 14:05 WIBJAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut tiga program prioritas Kemensos menunjukkan tren positif di awal 2026. Program tersebut meliputi bantuan sosial, Sekolah Rakyat, dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penyaluran bantuan sosial reguler telah melampaui 90 persen hingga awal Maret 2026. Capaian tersebut mencakup Program Keluarga Harapan dan program Sembako.
âSisanya masih dalam proses karena ada penerima baru hasil pemutakhiran yang perlu buka rekening kolektif,â ucap pria yang akrab disapa Gus Ipul di Jakarta, Senin (2/3).
Ia menjelaskan sebagian kecil keluarga penerima manfaat masih menunggu proses burekol (buka rekening kolektif). Namun secara umum realisasi penyaluran telah sesuai target.
Kemensos juga menyiapkan penjangkauan siswa baru Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026. Target penerimaan mencapai sekitar 30 ribu siswa.
Jika ditambah 16 ribu siswa angkatan sebelumnya, totalnya menjadi sekitar 46 ribu siswa. Proses penerimaan diawasi ketat untuk menjaga integritas.
âTidak boleh ada titipan, kongkalikong, dan tidak boleh ada bayar-membayar,â ucap dia.
Ia menegaskan siswa harus berasal dari keluarga desil satu atau dua DTSEN, calon siswa wajib melalui proses asesmen sebelum ditetapkan.
Saat ini pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat berlangsung di 104 titik. Setiap sekolah dirancang menampung hingga 1.000 siswa.
Sekitar 100 kabupaten dan kota juga telah mengajukan pembangunan baru. Dalam tujuh bulan operasional, siswa mencatat prestasi akademik dan nonakademik.
âIni cukup menggembirakan dan harus kita tingkatkan lagi,â ucap Gus Ipul.
Terkait DTSEN, Kemensos terus memutakhirkan data bersama Badan Pusat Statistik dan pemerintah daerah.
Data bansos diperbarui setiap tiga bulan untuk menjaga ketepatan sasaran. Data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional diperbarui setiap bulan, namun pemberlakuannya dilakukan tiga bulan kemudian.
Gus Ipul mengajak kepala desa dan operator data aktif memperbaiki data sosial. Ia menegaskan akurasi data menjadi kunci bansos tepat sasaran. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kejuaraan paralayang internasional di Kabupaten Sumedang
-
Kemenangan Beruntun Persija dalam Tiga Laga Usai Kalahkan Java United 1-0
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
-
Siaga Kabut Asap Karhutla, BULOG Jamin Stok Beras Aman dan Buka Jalur Bantuan Untuk Kalimantan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.