Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berikut Agenda Menpar Saat Hadiri UN Tourism Ministers’ Summit di ITB Berlin 2026

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 21:00 WIB | Oleh:
Berikut Agenda Menpar Saat Hadiri UN Tourism Ministers’ Summit di ITB Berlin 2026 Doc: Dok. Istimewa
Ket. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri, hadir dalam UN Tourism Ministers Summit 2026 yang merupakan rangkaian ITB Berlin di CityCube Berlin, Jerman, Senin (2/3/2026).

JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri, menghadiri UN Tourism Ministers’ Summit 2026 yang diselenggarakan dalam rangkaian ITB Berlin di CityCube Berlin, Jerman. Forum tingkat tinggi yang digelar oleh UN Tourism bekerja sama dengan Messe Berlin ini mengangkat tema “Empowering Emerging Destinations: From Potential to Performance” dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi global di tengah pemulihan pariwisata dunia yang semakin solid.

Dalam pertemuan yang mempertemukan para Menteri Pariwisata, pemimpin sektor swasta, serta pemangku kepentingan industri global tersebut, Menteri Widiyanti Putri melakukan dialog dan pertukaran pandangan mengenai berbagai isu strategis yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi destinasi berkembang.

"Diskusi menyoroti pentingnya tata kelola yang kuat dalam mengelola pertumbuhan pariwisata agar tetap terarah dan tidak membebani infrastruktur, masyarakat, maupun lingkungan. Selain itu, forum ini juga membahas penyelarasan investasi dengan prioritas destinasi dan manfaat nyata bagi komunitas lokal, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan data dan teknologi digital dalam mendukung perencanaan dan inovasi sektor pariwisata," kata Widiyanti dalam keterangan tertulsnya, Selasa (3/3).

Sedangkan Ms. Shaikha Al Nuwais, Sekretaris Jenderal UN Tourism, dalam pembukaan UN Tourism Ministers’ Summit menekankan hubungan erat antara Pariwisata dan perdamaian, menyatakan bahwa Pariwisata membutuhkan perdamaian dan sebaliknya, perdamaian menumbuhkan Pariwisata.

"Keterkaitan yang tak terpisahkan ini sangat penting dalam memajukan konektivitas dan infrastruktur pariwisata, yang kemudian memungkinkan pengembangan destinasi wisata, mengubah potensi menjadi realitas yang berkelanjutan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Widiyanti juga menyampaikan bahwa pertumbuhan pariwisata global yang signifikan harus diiringi dengan kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi. Indonesia memandang bahwa transformasi destinasi berkembang tidak hanya berfokus pada peningkatan angka kunjungan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata, pemerataan manfaat ekonomi, serta ketahanan destinasi dalam jangka panjang.

"Indonesia juga berbagi pengalaman dalam pengembangan destinasi berbasis komunitas, strategi pariwisata berkelanjutan, serta model kemitraan publik–swasta yang mendorong investasi berkualitas dan berdampak luas," katanya.

Keikutsertaan Indonesia dalam UN Tourism Ministers’ Summit 2026 menegaskan kembali komitmen negara dalam memperkuat diplomasi pariwisata dan memperluas jaringan kerja sama internasional. Indonesia mendapat apresiasi dan dijadikan contoh oleh banyak menteri pariwisata global, khususnya dalam hal investasi dan promosi, manajemen destinasi, serta pemanfaatan teknologi, terutama AI, dalam strategi pemasaran pariwisata.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan solusi praktis dan langkah konkret yang dapat diterapkan oleh negara-negara anggota, khususnya dalam mendorong emerging destinations agar mampu bertransformasi dari sekadar memiliki potensi menjadi destinasi yang benar-benar berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.