Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baznas DKI Terapkan Skrining Ketat pada Program Hapus Tato Gratis

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Baznas DKI Terapkan Skrining Ketat pada Program Hapus Tato Gratis Doc: antara foto
Ket. Program hapus tato gratis di DKI Jakarta.

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta menerapkan prosedur skrining yang ketat dalam pelaksanaan program hapus tato gratis di Jakarta.

“Peserta diwajibkan skrining kesehatan, yaitu meliputi tensi darah untuk mengetahui tekanan darahnya,” kata Koordinator program hapus tato gratis dari Baznas Bazis DKI Jakarta Asep Wahyudi di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (3/3).

Dia menyebutkan skrining kesehatan wajib diikuti peserta hapus tato untuk memastikan keamanan dan kesehatan seluruh peserta. “Memang setiap peserta wajib melalui sejumlah tahapan medis sebelum menjalani tindakan,” ujar Asep.

Selain itu, dia menjelaskan peserta yang mengikuti program itu telah mendaftar secara daring melalui informasi yang disebarkan lewat akun Instagram resmi Baznas Bazis DKI Jakarta.

Setelah terdaftar, peserta diwajibkan hadir sesuai jadwal yang ditentukan. “Untuk seluruh peserta yang sudah terdaftar online dan mendapatkan informasi dari Instagram, saat datang ke lokasi, pertama-tama harus mengisi formulir dan surat pernyataan,” terang Asep.

Setelah itu, masuk ke tahapan berikutnya, yakni proses skrining kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi peserta dalam keadaan layak menjalani prosedur penghapusan tato.

Pemeriksaan itu meliputi pengecekan tekanan darah (tensi) guna mengetahui kondisi awal kesehatan peserta.

Selain itu, peserta juga menjalani pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan hepatitis B, hepatitis C, serta kadar gula darah.

Hasil laboratorium tersebut kemudian menjadi dasar pertimbangan medis sebelum dilakukan tindakan hapus tato. “Setelah hasil darah keluar, peserta akan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan membacakan hasil laboratorium dan memberikan arahan terkait tindakan serta perawatan pascatindakan,” ucap Asep.

Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan aman dan dokter memberikan persetujuan (ACC), maka peserta dapat melanjutkan ke tahap tindakan.

Sebelum proses penghapusan tato dimulai, peserta terlebih dahulu diberikan krim anestesi untuk mengurangi rasa nyeri. Krim ini didiamkan selama kurang lebih 15 hingga 20 menit agar bekerja optimal.

Setelah efek anestesi bekerja, barulah tindakan penghapusan tato dilakukan oleh tenaga medis.

Setelah tato dihapus, peserta tidak langsung dipulangkan begitu saja. Mereka diberikan salep khusus untuk perawatan luka serta obat pereda nyeri guna membantu proses pemulihan.

Asep menegaskan proses penghapusan tato tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kali tindakan, namun beberapa kali, tergantung pada ukuran, warna, dan kedalaman tinta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Nasional
Hari Kesaktian Pancasila, T...
Rona
Institut Kemandirian Dompet...
Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.