Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Airlangga Nilai Perang AS-Israel dengan Iran Ganggu Pasokan Minyak Global

📅 Senin, 02 Mar 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Menko Airlangga Nilai Perang AS-Israel dengan Iran Ganggu Pasokan Minyak Global Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mengganggu pasokan minyak global serta mendorong kenaikan harga energi dunia.

Kondisi tersebut menyusul langkah Iran yang menutup Selat Hormuz yang selama ini berperan sebagai jalur utama distribusi minyak dunia.

"Tentu kalau Iran sudah pasti yang terganggu adalah suplai minyak, dan suplai minyak itu karena Selat Hormuz kan terganggu. Belum juga Red Sea (Laut Merah). Jadi kita lihat berapa jauh pertempuran ini akan terus berlangsung," ujar Airlangga di kantornya, Jakarta, Senin (2/3).

Menanggapi situasi tersebut, Airlangga mengatakan pemerintah telah mengantisipasi potensi gangguan pasokan dengan mengamankan sumber impor dari luar kawasan Timur Tengah.

Ia menyebut langkah itu antara lain dilakukan melalui nota kesepahaman (MoU) PT Pertamina (Persero) dengan sejumlah perusahaan minyak dan gas asal AS.

"Pemerintah sudah punya MoU untuk mendapatkan suplai dari non Middle East. Misalnya, kemarin Pertamina sudah bikin MoU dengan Amerika, beberapa dengan Chevron, dengan Exxon, dan yang lain-lain," kata dia.

Saat ditanya apakah konflik geopolitik akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi, Airlangga menilai dampaknya sangat bergantung pada durasi dan intensitas perang. Sebab, selain suplai minyak, sektor logistik dan pariwisata juga berisiko terdampak.

"Balik lagi kita monitor saja bahwa perang ini lama, atau perang 12 hari, atau perang seberapa jauh," tambahnya.

Pemerintah bakal terus memantau perkembangan situasi guna menyiapkan langkah penyesuaian kebijakan apabila diperlukan.

Terkait kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri, Airlangga mengakui bahwa harga energi memang cenderung meningkat saat terjadi konflik, seperti pada perang Rusia-Ukraina.

Meski demikian, ia menilai kini tekanan harga masih dapat tertahan apabila suplai dari AS meningkat dan negara-negara anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) menambah kapasitas produksi.

"Otomatis (BBM) akan naik, sama seperti saat perang Ukraina kan naik. Tetapi kan kali ini supply dari Amerika juga akan meningkat, dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya," tuturnya.

Adapun Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah pada Sabtu (28/2).

"Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran," kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.