Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat dan Israel Bombardir Lebih dari 2.000 Lokasi di Iran

📅 Senin, 02 Mar 2026, 19:30 WIB | Oleh:

Lokasi yang terdampak mencakup markas besar angkatan laut utama, kamp militer AS, pangkalan udara yang menampung pasukan Amerika, serta fasilitas rekreasi angkatan laut.

Tingkat kerusakan bervariasi di setiap lokasi.

Pada Sabtu, Iran menyerang markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, dan menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan.

Video terverifikasi menunjukkan pangkalan tersebut menjadi sasaran rudal dan drone, sementara area pelabuhan tampak sebagian besar tanpa kapal perang saat serangan terjadi.

Citra satelit pada Minggu (1/3) menunjukkan dua terminal komunikasi satelit hancur, dan beberapa bangunan besar di markas tersebut mengalami kerusakan berat atau rata dengan tanah.

Di Kuwait, gambar yang diambil Minggu sore memperlihatkan atap runtuh di beberapa titik di Pangkalan Udara Ali Al Salem, menyusul laporan serangan Iran sehari sebelumnya.

Rekaman video dan foto yang dikonfirmasi The New York Times menunjukkan Iran berulang kali menargetkan instalasi militer di Bandara Internasional Erbil, Irak, tempat pasukan AS ditempatkan, sepanjang Sabtu dan Minggu. Asap dan kobaran api terlihat membumbung dari lokasi tersebut.

Pada Minggu pagi, citra satelit menunjukkan empat bangunan di salah satu bagian pangkalan mengalami kerusakan atau hancur, dengan api masih terlihat hingga Senin dini hari.

Sementara itu, citra satelit Pelabuhan Jebel Ali di Dubai pada Minggu memperlihatkan asap mengepul dari sebuah bangunan besar di dalam zona rekreasi Angkatan Laut AS yang berpagar.

Meski bukan pangkalan resmi AS, Jebel Ali termasuk salah satu pelabuhan yang paling sering digunakan angkatan laut tersebut.

Sebuah video yang beredar luas dan direkam di dalam Camp Buehring, Kuwait, Minggu, menunjukkan sebuah drone terbang di atas instalasi sebelum meledak di dalam perimeter pangkalan.

Titik pasti ledakan dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan masih belum dapat diverifikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.