Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Percepat Transformasi, STIP Indonesia Mantapkan Langkah Jadi World Class Maritime Institute

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Kemenhub Percepat Transformasi, STIP Indonesia Mantapkan Langkah Jadi World Class Maritime Institute Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) menegaskan komitmennya mempercepat transformasi pendidikan maritim nasional. Momentum Dies Natalis ke-69 Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia menjadi panggung strategis untuk mengukuhkan arah besar menuju World Class Maritime Institute.

Kepala BPSDMP, Suharto, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi STIP merupakan bagian dari strategi institusi dalam penguatan SDM transportasi maritim yang unggul, adaptif dan berdaya saing global.

“Tema yang diangkat mencerminkan visi besar STIP Indonesia untuk terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan maritim berkelas dunia. Internasionalisasi, penguatan akreditasi global, serta peningkatan kualitas dosen dan kajian strategis sudah berada pada jalur yang tepat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Menurutnya, tantangan sektor maritim ke depan menuntut lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan global, kemampuan inovasi, serta integritas yang kuat.

“Sebagai institusi BPSDMP, STIP memiliki peran strategis dalam menyiapkan SDM maritim unggul untuk memperkuat konektivitas dan ketahanan maritim nasional. Untuk itu, BPSDMP akan terus memberikan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan sinergi lintas sektor guna memperkuat posisi STIP Indonesia sebagai institusi maritim berkelas dunia yang adaptif terhadap dinamika global serta berdampak nyata bagi masyarakat.” ungkapnya.

Ketua STIP Indonesia, Tri Cahyadi, menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-69 menjadi refleksi sekaligus akselerasi transformasi institusi dalam menjawab tantangan sektor maritim global.

“Kami memaknai Dies Natalis ke-69 ini sebagai momentum konsolidasi dan percepatan transformasi STIP Indonesia menuju World Class Maritime Institute. Penguatan kualitas dosen, peningkatan standar akademik, internasionalisasi, serta pengembangan kajian strategis menjadi prioritas utama kami” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa saat ini STIP Indonesia didukung 105 dosen tetap dengan berbagai jenjang jabatan akademik serta telah meraih Akreditasi Unggul BAN-PT untuk institusi dan program D-IV. Selain itu, STIP tengah mempersiapkan General Accreditation (Sydney Accord), memperkuat program pascasarjana, serta merancang pembukaan program studi baru dan kelas internasional dalam roadmap Internasionalisasi periode 2024–2027.

Penguatan internasionalisasi STIP juga diwujudkan melalui keanggotaan aktif dalam International Association of Maritime Universities (IAMU), partisipasi forum maritim internasional, penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) dan Training of Examiners (TOE) bertaraf global, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen dengan institusi pelayaran luar negeri. 

Pada momentum ini pula diresmikan Ruang Kajian Strategis STIP sebagai penguatan fungsi riset terapan dan analisis kebijakan maritim.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-69 turut memperlihatkan penguatan tridarma perguruan tinggi dan kepedulian sosial, mulai dari bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga program STIP Mengajar. Selain itu juga adanya kegiatan pengembangan talenta dan inovasi generasi muda, yaitu English Competition (SEAS), Robotic STIP Challenge 2026, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA/SMK dari berbagai daerah. Langkah ini menjadi strategi membangun ekosistem maritim sejak bangku sekolah.

Dengan dukungan penuh Kemenhub melalui BPSDMP, STIP Indonesia menegaskan langkah besarnya membangun institusi maritim berkelas dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan maritim global berbasis SDM unggul, dengan terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas jejaring internasional, berkontribusi besar dalam pembangunan sektor maritim nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.