Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jatim Jadi Raja Jagung Nasional, Khofifah: Menuju Kedaulatan Pangan

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jatim Jadi Raja Jagung Nasional, Khofifah: Menuju Kedaulatan Pangan Doc: Antara
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dan Bupati Ipuk Fiestiandani saat panen raya jagung di Banyuwangi, Sabtu (28/2).

Banyuwangi - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut daerah tersebut menjadi kontributor jagung tertinggi di Indonesia dan capaian itu terwujud berkat kolaborasi berbagai pihak hingga ke daerah termasuk Gerakan Pramuka yang turut memperkuat program ketahanan pangan nasional.

"Jawa Timur sudah melewati ketahanan pangan, dan saat ini menuju kedaulatan pangan. Ini berkat kolaborasi semua pihak," katanya saat panen raya jagung kuartal IV di areal Green Farm Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/2).

Khofifah mengungkapkan produksi jagung pipilan kering Jawa Timur pada 2025 tercatat 4,8 juta ton, dan angka tersebut hampir dua kali lipat dibanding Jawa Tengah yang berada di posisi kedua dengan 2,8 juta ton, disusul Sumatera Utara 1,3 juta ton.

Menurutnya, kontribusi Jawa Timur terhadap produksi jagung nasional juga mendekati 30 persen, yang artinya hampir sepertiga kebutuhan jagung pipilan kering Indonesia dipasok dari petani Jawa Timur.

"Saya mengapresiasi dukungan semua pihak mulai Kapolda Jatim, Bupati Banyuwangi, hingga Gerakan Pramuka se-Jatim yang turut menggerakkan penguatan ketahanan pangan di daerah," kata Khofifah.

Sementara Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang juga hadir dalam kegiatan panen raya jagung di Banyuwangi menyampaikan peningkatan produksi jagung harus diiringi perbaikan kualitas.

"Ke depan, dukungan pemasaran akan kami perkuat agar berdampak langsung pada kesejahteraan petani," katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan daerahnya selalu mencatat surplus jagung, pada 2025 produksi jagung mencapai 250.596,81 ton atau naik 19 persen dibanding 2024 yang sebesar 209.078 ton, sementara kebutuhan daerah 69.842,31 ton, Banyuwangi mencatat surplus jagung 180.754,50 ton pada 2025.

Selain jagung, kata Ipuk, produksi beras Banyuwangi juga selalu surplus, pada tahun yang sama yakni 2025 produksi beras di daerah itu mencapai 546.923,81 ton, naik 7 persen dari tahun sebelumnya, dengan surplus 383.258,03 ton.

"Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus, saya bangga atas kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga jajaran kepolisian dan TNI, semoga panen ini membawa berkah dan semangat baru untuk terus meningkatkan produksi," ujarnya.

Panen raya jagung di Green Farm Banyuwangi, merupakan hasil penanaman jagung seluas 50 hektare pada November 2025, dan rata-rata produksi jagung gelondongan mencapai 8-10 ton per hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.