Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diguyur Hujan Tiga Jam, Kawasan Rawan Banjir di Malang Kembali Tergenang

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diguyur Hujan Tiga Jam, Kawasan Rawan Banjir di Malang Kembali Tergenang Doc: Antara
Ket. Personel dari BPBD Kabupaten Malang melakukan peninjauan ke Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terdampak banjir, Sabtu (28/2).

Malang, Jawa Timur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan asesmen terhadap dampak banjir yang melanda Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Sabtu (28/2) malam.

"Kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian. Perkembangan informasi akan kami sampaikan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Berdasarkan data sementara BPBD setempat, banjir tersebut meluas sampai ke wilayah Desa Mangliawan tepatnya ke area RT 03 RW 06 yang juga masuk Kecamatan Pakis.

Data itu menyebutkan total ada 10 KK yang terdampak bencana tersebut, rinciannya tujuh KK di Desa Saptorenggo dan tiga KK di Desa Mangliawan.

Berdasarkan data peta kerawanan bencana banjir milik BPBD setempat didapati bahwa wilayah Kecamatan Pakis merupakan daerah rawan dilanda banjir saat musim hujan.

Selain Pakis, BPBD Kabupaten Malang juga telah menetapkan total 16 wilayah kecamatan lainnya sebagai daerah rawan banjir, yaitu Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Singosari, dan Kecamatan Lawang.

Kemudian, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Kalipare, dan Kecamatan Wagir.

Sadono menjelaskan mengacu pada laporan awal yang diterima pihaknya, kejadian banjir tersebut diakibatkan oleh cuaca hujan deras di wilayah Pakis sejak pukul 17.30 hingga 20.00 WIB.

Guyuran hujan menyebabkan terjadinya luapan debit air sungai di wilayah perbatasan antara Desa Saptorenggo dengan Desa Mangliawan.

"Kemudian, (banjir) menggenang ke area permukiman warga," ucap dia.

BPBD setempat memastikan bahwa peristiwa banjir akibat luapan air sungai tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.

BPBD Kabupaten Malang menyampaikan intensitas hujan di wilayah terdampak banjir sekarang sudah mulai berangsur turun.

"Saat ini (intensitas hujan) ringan sampai sedang," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.