Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Undana Catat Capaian Pendapatan Hingga Rp251,6 Miliar di Tahun 2025

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Undana Catat Capaian Pendapatan Hingga Rp251,6 Miliar di Tahun 2025 Doc: ANTARA/Ho-Undana
Ket. Rektor Undana Prof Jefri S Bale (kanan) bersama jajarannya menghadiri Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di Kupang.

Kupang -- Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur melaporkan total pendapatan yang dibukukan selama tahun anggaran 2025 mencapai Rp251,6 miliar.

"Sepanjang 2025 total pendapatan Undana mencapai Rp251,6 miliar, dengan realisasi PNBP sebesar 89,47 persen. Ini menjadi dasar evaluasi kami untuk perencanaan anggaran 2026,” kata Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Undana Prof. Dr. Drs. Paul G. Tamelan di Kupang, Jumat.

Dia menjelaskan rincian pendapatan Undana tahun 2025 terdiri atas Rp210 miliar yang bersumber dari sektor akademik melalui Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa. Sementara itu, Rp41,1 miliar berasal dari pendapatan non-akademik, meliputi sewa aset, jasa perbankan Badan Layanan Umum (BLU), serta kerja sama dengan badan usaha.

Dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang digelar di Kupang, Prof. Paul juga memaparkan bahwa realisasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) mencapai 81,16 persen.

Secara keseluruhan, pagu DIPA Undana Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp438,7 miliar setelah mengalami 14 kali revisi.

Dari total tersebut, masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp45,15 miliar yang belum terealisasi optimal. Menurut Prof. Paul, sejumlah faktor mempengaruhi tingkat serapan anggaran, antara lain keterlambatan regulasi teknis, keterbatasan sumber daya manusia pengelola keuangan bersertifikat, serta dinamika organisasi seperti pergantian Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di akhir tahun.

Selain itu, pelaksanaan program melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang belum berjalan sesuai rencana turut berkontribusi terhadap sisa anggaran.

Sebagai langkah perbaikan, manajemen Undana menekankan pentingnya penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berbasis prioritas dan percepatan distribusi relaksasi anggaran ke fakultas agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun.

Evaluasi menyeluruh terhadap pendapatan dan realisasi PNBP tersebut menjadi pijakan bagi Undana dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel serta memastikan target kinerja tahun 2026 dapat tercapai secara lebih optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.