Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Pastikan Empat Aspek Diselamatkan dalam Penataan Kebun Binatang Bandung

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Wali Kota Pastikan Empat Aspek Diselamatkan dalam Penataan Kebun Binatang Bandung Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan penyelesaian persoalan Kebun Binatang Bandung berfokus pada penyelamatan empat aspek utama. Hal tersebut disampaikannya di Pendopo Kota Bandung, Rabu (25/2).

- Wali Kota Farhan menyebut proses pembenahan kebun binatang saat ini sedang memasuki tahap finalisasi draf kebijakan. Ia menargetkan dalam waktu tiga bulan sejak akhir Januari 2026, seluruh skema penyelamatan sudah memiliki kejelasan.

“Ada empat aspek yang harus kita selamatkan. Itu bukan dicoba, itu harus gol,” ujar dia.

Empat aspek tersebut meliputi penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, perlindungan terhadap para pegawai, serta pelestarian warisan sejarah kebun binatang.

Menurut - Wali Kota Farhan, kawasan Kebun Binatang Bandung memiliki nilai ekologis penting, terutama terkait sumber air dan fungsi kawasan lindung yang harus tetap dijaga.

“Yang mau kita selamatkan itu air dan lindungnya. Kedua, lahannya kita selamatkan,” ujar dia.

Ia menambahkan, lahan kebun binatang bukan sekadar aset biasa, melainkan memiliki amanat hukum dan nilai sosial yang tidak boleh diabaikan.

Aspek ketiga yang menjadi perhatian adalah para pegawai yang telah bekerja puluhan tahun di kebun binatang. Farhan memastikan akan memperjuangkan afirmasi agar pengelola baru, jika nantinya ada perubahan skema pengelolaan, tetap memprioritaskan tenaga kerja lama.

“Siapapun yang jadi pengelola tetap harus mengutamakan memperkerjakan pegawai yang sekarang. Itu harus diperjuangkan. Dalam perjuangan tidak ada jaminan, tapi harus diperjuangkan,” kata dia.

Ia mengakui terdapat banyak aturan ketenagakerjaan yang perlu diperhatikan, sehingga proses afirmasi tersebut membutuhkan pendekatan yang hati-hati dan legal.

Aspek keempat adalah warisan sejarah. - Wali Kota Farhan menyatakan, identitas pendiri dan nilai historis kebun binatang tidak boleh dihilangkan dalam proses penataan.

“Warisan sejarah artinya kita tidak boleh melupakan siapa pendirinya, siapa keturunannya. Itu tidak boleh dilupakan,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Farhan juga menanggapi tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam upaya penguasaan lahan atau mafia tanah. Ia membantah keras tuduhan tersebut.

“Saya itu sebagai wali kota harus membereskan semuanya. Tata kelolanya saya bereskan, dasar-dasar hukumnya saya bereskan,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.