Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG: Gunung Semeru Erupsi Lontarkan Kolom Abu Setinggi 500 Meter

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 19:30 WIB | Oleh:
PVMBG: Gunung Semeru Erupsi Lontarkan Kolom Abu Setinggi 500 Meter Doc: PVMBG

LUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Lumajang dan Malang Jawa Timur kembali erupsi, Kamis (26/2). Erupsi gunung tertinggi Pulau Jawa tersebut terjadi pada pukul 08.23 WIB dengan ketinggian kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau kurang lebih 4.176 m di atas permukaan laut (MDPL).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 50 detik.

Kepala Pelaksana Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan kejadian tersebut namun tidak ada guguran awan panas dalam erupsi kali ini. Petugas Semeru hingga saat ini masih menetapkan status gunung semeru pada Level III atau Siaga.

Artinya masyarakat dilarang melintas pada sejumlah kawasan dan jarak yang telah ditentukan. "Iya mas tapi tidak ada guguran awan panas," kata dia.

Petugas melarang masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan. Radius yang dilarang sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu juga tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru. Karena rawan terhadap bahaya lontaran batu atau pijar

Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru. Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.