Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Hadirkan Layanan Perpustakaan Berbasis Kebutuhan Warga

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 10:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Hadirkan Layanan Perpustakaan Berbasis Kebutuhan Warga Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono dalam seminar bertema "Pengembangan Koleksi Tematik Berbasis Kebutuhan" menyampaikan, layanan berbasis kebutuhan warga menjadi fondasi kualitas layanan perpustakaan, di Jakarta, Kamis (26/12/2026).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menghadirkan layanan perpustakaan umum yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) berbasis kebutuhan masyarakat sebagai salah satu upaya mewujudkan perpustakaan sebagai ruang inklusif.

"Kami ingin perpustakaan umum, termasuk yang berada di RPTRA, hadir secara sosial dengan koleksi yang relevan, program yang kontekstual, layanan yang inklusif, serta komunitas terlibat sebagai mitra," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, di Jakarta, Kamis (26/2).

Nasruddin dalam seminar bertema "Pengembangan Koleksi Tematik Berbasis Kebutuhan" menyampaikan layanan berbasis kebutuhan warga menjadi fondasi kualitas layanan perpustakaan. Sebab, koleksi bukan sekadar daftar judul atau angka pengadaan melainkan cerminan keberpihakan perpustakaan.

"Jika koleksi disusun berbasis kebutuhan dan berbasis dampak, maka perpustakaan akan hadir sebagai ruang solusi. Perpustakaan umum harus menjadi katalis kemajuan masyarakat," kata Nasruddin yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Perpustakaan Umum Indonesia (FPUI).

Upaya ini dilakukan salah satunya dengan mengadakan seminar yang melibatkan pengurus RPTRA, pustakawan hingga pakar pengembangan perpustakaan.

Selain itu, Pemprov DKI melalui Dispusip dan FPUI berkomitmen untuk terus berinovasi serta bersinergi dengan Perpustakaan Nasional agar perpustakaan umum dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat sekaligus semakin kokoh sebagai pilar literasi bangsa.

Dia mengatakan, sinergi dengan Perpustakaan Nasional juga menjadi landasan penting agar langkah-langkah di daerah sejalan dengan kebijakan nasional. Adapun kebijakan ini tidak boleh berhenti di dokumen tetapi harus hadir sebagai praktek nyata di tingkat lokal.

"Ramadhan adalah momen untuk berefleksi dan perbaikan. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai titik tolak pembaruan layanan perpustakaan umum di seluruh Indonesia, perpustakaan yang adaptif, profesional, dan berdampak," kata dia.

Sementara itu, hasil pengukuran Dispusip DKI Jakarta bekerja sama dengan akademisi dari Universitas Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan indeks budaya literasi warga Jakarta mencapai 78,76 atau meningkat 6,67 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini ditopang oleh lonjakan kunjungan perpustakaan yang mencapai 58,55 persen, naik signifikan dari 44,7 persen pada 2024 serta aktivitas membaca masyarakat yang tercatat tinggi, yakni 82,49 persen.

Adapun Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat DKI Jakarta pada 2025 mencapai skor 73,26 dan berada pada kategori sedang. Nilai TKM ini menunjukkan kualitas proses membaca masyarakat yang semakin baik, seiring penerapan metode pengukuran baru yang menitikberatkan pada kemampuan memahami dan merefleksikan informasi.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) DKI Jakarta kembali mempertahankan kategori tinggi dengan skor 95,03. Berkaca pada hal ini, Pemprov DKI akan terus memperkuat kebijakan literasi berbasis data serta memperluas kolaborasi lintas sektor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Luar Negeri
Uni Eropa Buru-Buru Tambah ...
Olahraga
Drama Real Madrid dan Presi...
Nasional
Awal Musim Hujan Bakal Lebi...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.