Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasum TNI Buka Rakor Intelijen TNI 2026: Insan Intelijen Harus Adaptif, Responsif dan Prediktif Hadapi Ancaman

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 22:27 WIB | Oleh:
Kasum TNI Buka Rakor Intelijen TNI 2026: Insan Intelijen Harus Adaptif, Responsif dan Prediktif Hadapi Ancaman Doc: Puspen TNI
Ket. Kasum TNI membuka Rapat Koordinasi Intelijen TNI 2026 dan menegaskan pentingnya insan intelijen yang adaptif, responsif, dan prediktif dalam menghadapi berbagai ancaman strategis.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Intelijen TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/02/2026).

Rapat Koordinasi Intelijen TNI TA 2026 ini menjadi momentum strategis untuk mengonsolidasikan peran dan fungsi intelijen dalam memberikan dukungan optimal terhadap proses pengambilan keputusan pimpinan TNI, sekaligus menyelaraskan langkah dan kebijakan menghadapi dinamika keamanan yang berkembang secara cepat dan dinamis.

Dalam arahannya, Kasum TNI menekankan pentingnya kesiapan aparat intelijen dalam membaca perubahan lingkungan strategis yang semakin kompleks dan multidimensi. Tantangan yang dihadapi tidak lagi semata bersifat konvensional, tetapi juga berkembang pada spektrum nonmiliter yang menuntut ketepatan analisis serta kecepatan respons. “Di dalam era saat ini memang tantangannya itu berat, geopolitik saat ini Indo Pasifik dan terakhir, tantangan nasional bersifat multi dimensi,” ujar Kasum TNI.

Lebih lanjut, Kasum TNI menegaskan intelijen harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan lingkungan strategis serta memiliki karakter adaptif, responsif, dan prediktif sebagai fondasi utama menghadapi ancaman masa depan. Mengakhiri arahannya, Kasum TNI secara simbolis membuka pelaksanaan Rakor Intelijen Tahun 2026 yang diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman. "Rapat Koordinasi Intelijen Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka," ujar Kasum TNI.

Melalui Rakor Intelijen TA 2026 ini diharapkan terbangun sinergitas yang semakin solid antar unsur intelijen TNI dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Kegiatan ditutup oleh Asintel Panglima TNI sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Perkuat Dukungan bagi Atlet...
Megapolitan
Namanya Penjahat Tak Tahu T...
Daerah
Jaga Stabilitas Harga, Pemp...
Daerah
Pemerintah Provinsi Papua H...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.