Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kurs Rupiah Sore Ini: Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS di Tengah Sentimen Suku Bunga The Fed

28 Rabu, 25 Feb 2026, 16:54 WIB | Oleh:
Kurs Rupiah Sore Ini: Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS di Tengah Sentimen Suku Bunga The Fed Kurs Rupiah Sore Ini: Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS di Tengah Sentimen Suku Bunga The Fed Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Seorang warga memperlihatkan uang pecahan rupiah baru ditukarkan pada mobil layanan Kas Keliling Bank Indonesia di Masjid At-Tin, Jakarta, Rabu (25/2).

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak menguat 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.800 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.829 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva menilai stabilitas kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan relatif stabil masih menjadi faktor penopang fundamental rupiah.

“Namun demikian, kebutuhan korporasi terhadap dolar AS serta dinamika arus modal asing di pasar obligasi dan saham tetap menjadi faktor yang mempengaruhi volatilitas harian,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Melihat sentimen global, ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang masih cenderung ketat, sehingga mendorong aliran dana kembali ke aset berdenominasi dolar.

Selain itu, pidato Presiden AS Donald Trump menjadi perhatian pasar karena memuat arah kebijakan perdagangan dan fiskal Amerika Serikat.

“Jika pidato tersebut bernada proteksionis atau memperkuat kebijakan tarif, sentimen risk-off dapat meningkat dan memberi tekanan tambahan pada mata uang emerging market, termasuk rupiah. Namun, dampak umumnya bersifat jangka pendek dan sangat tergantung pada substansi kebijakan yang disampaikan,” ungkap Taufan.

Di dalam hadapan Kongres AS, Trump menyampaikan bahwa hampir semua negara dan perusahaan ingin mempertahankan kesepakatan tarif yang telah mereka buat sebelum keputusan Mahkamah Agung (MA) AS terkait tarif dikeluarkan.

Pada 20 Februari, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak berwenang untuk memberlakukan tarif global berdasarkan UU Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).

Trump kemudian mengumumkan “tarif impor global” sebesar 10 persen tak lama setelah keputusan MA AS itu keluar.

Pada 21 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto menilai bahwa tarif 10 persen itu menguntungkan bagi Indonesia, sembari menyatakan bahwa Indonesia siap untuk menghadapi semua kemungkinan.

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan AS tetap berproses sesuai mekanisme yang telah disepakati, meski terdapat putusan terbaru dari Mahkamah Agung AS terkait kebijakan tarif Trump.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.813 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.830 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menhut Ungkap Situasi Karhutla Berangsur Membaik

15 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menhut Ungkap Situasi Karhu...
Nasional
Kemenhub Usulkan WFA untuk ...
Megapolitan
Telin Dorong Kemandirian Di...
Megapolitan
Pramono Tegaskan Tiket Anco...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.