Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tokyo Desak Washington: Jepang Tak Boleh Dirugikan oleh Kebijakan Tarif Baru AS

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 21:33 WIB | Oleh:
Tokyo Desak Washington: Jepang Tak Boleh Dirugikan oleh Kebijakan Tarif Baru AS Doc: AFP/Richard A. Brooks/Getty Images

ISTANBUL - Jepang mendesak Amerika Serikat untuk memastikan perlakuan yang adil dalam rencana tarif baru dan tidak memperlakukan Tokyo kurang menguntungkan dibandingkan dengan perjanjian perdagangan bilateral tahun lalu, media lokal melaporkan pada Selasa (24/2).

Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Ryosei Akazawa, menyampaikan hal tersebut dalam percakapan telepon pada Senin (23/2) dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menurut Kyodo News yang mengutip kementerian perdagangan Jepang.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai pada Juli, Washington setuju untuk mengenakan tarif resiprokal sebesar 15 persen terhadap barang-barang Jepang, termasuk mobil, sebagai imbalan atas komitmen Tokyo untuk melakukan investasi sebesar 550 miliar dolar AS di Amerika Serikat.

Kedua pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk melaksanakan perjanjian tersebut “secara cepat dan tulus,” demikian disebutkan dalam laporan.

Namun, Presiden Donald Trump mengumumkan tarif menyeluruh baru sebesar 10 persen berdasarkan kerangka hukum terpisah setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif luas sebelumnya pada Jumat (20/2).

Pada Senin, pemimpin AS itu mengatakan tarif global baru tersebut akan dinaikkan menjadi 15 persen.

Akazawa memperingatkan bahwa Jepang dapat menghadapi beban tarif tambahan jika tarif yang lebih tinggi diberlakukan secara sepihak.

Namun, ekspor pertanian Jepang seperti teh hijau dan daging sapi diperkirakan tetap akan dikenakan tarif pada tingkat yang telah berlaku saat ini. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.