Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Pemprov Kalimantan Selatan Bangun Lumbung Baru

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 07:03 WIB | Oleh:
Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Pemprov Kalimantan Selatan Bangun Lumbung Baru Doc: Antara Foto
Ket. Beberapa petani meninjau padi yang tengah memasuki masa panen di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membangun lumbung pangan yang baru serta merehabilitasi di empat kabupaten sentra produksi sebagai langkah memperkuat cadangan serta menjaga stabilitas harga komoditas strategis pada tahun anggaran 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman di Banjarbaru, Senin mengatakan, penguatan sarana penyimpanan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Ia menyebutkan, sentra produksi padi yang menjadi prioritas berada di Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Banjar, dan Hulu Sungai Tengah.

Wilayah tersebut akan difokuskan pada rehabilitasi maupun pembangunan lumbung baru sesuai kemampuan anggaran.

“Untuk rehabilitasi lumbung pangan yang sudah ada diprioritaskan untuk mengantisipasi gangguan distribusi dan produksi akibat banjir maupun kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi pasokan pangan,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan gudang penyimpanan guna mendukung pengelolaan hasil panen, termasuk jagung yang telah melalui proses pengeringan.

“Produksi padi dan jagung di Kalsel cenderung meningkat dan fluktuatif setiap musim. Dengan dukungan lumbung dan gudang yang memadai, komoditas dapat dikelola lebih baik sehingga kualitas terjaga dan harga jual lebih stabil,” tuturnya.

Syamsir menegaskan, penetapan prioritas tetap mempertimbangkan ketersediaan anggaran di tengah penyesuaian fiskal nasional, namun sentra produksi tetap menjadi perhatian utama.

Ia juga menekankan, pentingnya penguatan hilirisasi karena selama ini distribusi masih didominasi dalam bentuk gabah, sehingga ke depan didorong agar lebih banyak disalurkan dalam bentuk beras guna meningkatkan nilai tambah bagi penggilingan padi dan masyarakat.

“Langkah ini sejalan dengan misi pembangunan pertanian daerah untuk meningkatkan produksi, memperkuat cadangan pangan, serta menjaga stabilitas harga, sekaligus mempertahankan capaian Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel pada tahun lalu yang kompetitif secara nasional,” ujar Syamsir Rahman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.