Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Baubau Turun Tangan Atasi Irigasi Dangkal Penyebab Banjir

📅 Senin, 23 Feb 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Baubau Turun Tangan Atasi Irigasi Dangkal Penyebab Banjir Doc: Antara
Ket. Wali Kota Baubau Yusran Fahim (kedua kanan) saat meninjau lokasi banjir di Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu (22/2).

Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memprioritaskan perbaikan dan normalisasi saluran irigasi pascabanjir yang merendam lahan persawahan di Kelurahan Waliabuku dan Ngkari-Ngkari, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Baubau Yusran Fahim saat dihubungi di Kendari, Minggu (22/2), mengatakan bahwa penyebab utama meluapnya air ke persawahan warga adalah penyumbatan di titik hilir akibat tumpukan material sampah dan ranting kayu, serta pendangkalan saluran.

"Hasil tinjauan lapangan menunjukkan adanya tumpukan ranting dan sedimen yang menghambat laju air secara signifikan. Kami akan segera melakukan pembenahan, utamanya pembersihan dan pengerukan agar kejadian serupa tidak terulang," kata Yusran.

Berdasarkan data Balai Wilayah Sungai (BWS), kapasitas daya tampung irigasi di wilayah tersebut telah mengecil akibat tingginya kadar sedimen. Hal ini menyebabkan air cepat meluap ke lahan warga saat intensitas curah hujan tinggi.

Meskipun terendam, Yusran Fahim memastikan musibah banjir yang terjadi pada Sabtu (21/2) tersebut tidak menimbulkan kerugian signifikan bagi petani. Hal itu dikarenakan sebagian besar lahan baru memasuki masa tanam awal, sehingga risiko gagal panen relatif kecil.

"Usia tanam masih sangat muda, sehingga dampak kerusakannya minimal. Kami terus memantau kondisi di lapangan melalui Dinas Pertanian," ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa terkait dengan ketahanan pangan saat ini masih dalam keadaan aman karena didorong oleh hasil panen beberapa bulan lalu yang cukup melimpah. Selain itu, harga gabah di tingkat petani saat ini terpantau stabil di angka Rp12 ribu per kilogram.

"Harga gabah saat ini sangat menguntungkan petani. Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga ini guna menjamin kesejahteraan para petani di Baubau," tambah Yusran Fahim..

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.