Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Pasokan Daging, Ayam dan Telur Aman, Kementan Gencarkan Sidak

📅 Senin, 23 Feb 2026, 16:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pastikan Pasokan Daging, Ayam dan Telur Aman, Kementan Gencarkan Sidak Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pertanian (Kementan) menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah daerah selama Ramadan guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi daging sapi, daging ayam, serta telur ayam ras tetap terjaga hingga menjelang Idulfitri

JAKARTA– Kementerian Pertanian (Kementan) menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah daerah selama Ramadan guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi daging sapi, daging ayam, serta telur ayam ras tetap terjaga hingga menjelang Idulfitri. 

Hasil pengawasan di Depok, Bandung, Yogyakarta, Bogor, dan Bekasi menunjukkan pasokan di tingkat peternak dan rumah potong hewan (RPH) dalam kondisi cukup, sehingga harga di pasar relatif stabil sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen.

Di Depok, sidak Minggu (22/2) di Pasar Depok Jaya dan Pasar Kemiri Muka mencatat harga telur Rp31.000–Rp32.000 per kilogram, daging ayam Rp37.000-Rp40.000 per kilogram, dan daging sapi sekitar Rp140.000 per kilogram. Pasokan ayam terpantau melimpah di tingkat pedagang dengan distribusi terus diperkuat agar stabilitas harga tetap terjaga.

Direktur Pakan Kementerian Pertanian, Tri Melasari, menegaskan harga masih dalam batas normal. “Harga daging ayam rata-rata masih berada di kisaran Rp37.000-Rp40.000 per ekor. Ini menunjukkan pasokan dan harga tetap terjaga,” ujarnya.

Di Bandung, pemantauan 20–21 Februari 2026 dilakukan di RPH Kabupaten Bandung dan Pasar Kiaracondong. Pemotongan di RPH MBC rata-rata 15 ekor per hari dengan pasokan sapi siap potong dalam kondisi cukup. Harga karkas di tingkat RPH Rp105.000–Rp107.000 per kilogram, masih dalam koridor HAP.

Di tingkat pedagang, daging sapi dijual Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, sementara tipe has Rp150.000 per kilogram atau sekitar 7 persen di atas HAP. Struktur harga menunjukkan pedagang tingkat pertama menjual pada kisaran Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, sedangkan harga Rp150.000 terjadi pada pedagang tingkat kedua, mencerminkan dinamika margin di hilir.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun, menegaskan kenaikan tidak berasal dari hulu. “Harga karkas di RPH Rp105.000-Rp107.000 per kilogram masih dalam koridor acuan, sehingga kenaikan di pasar lebih pada margin di tingkat pedagang,” ujarnya. Ia menambahkan, “Harga ayam hidup di kandang masih sesuai acuan, jadi yang perlu dijaga adalah stabilitas distribusi dan margin di hilir agar tetap wajar.”

Harga daging ayam di Bandung tercatat Rp42.000 per kilogram atau sekitar 5 persen di atas HAP Rp40.000 per kilogram. Ayam hidup Rp22.500-Rp23.000 per kilogram dan telur Rp29.500 per kilogram, masih di bawah HAP.

Sekretaris Jenderal Pinsar, Mukhlis Wahyudi, serta Ketua Asosiasi Bandar Daging Jawa Barat (Apresiasi Nusantara), Baehaqi, menegaskan komitmen pelaku usaha menjaga harga sesuai acuan dan memastikan distribusi berjalan lancar sehingga tidak ada alasan harga daging melebihi Rp140.000 per kilogram.

Di Yogyakarta, sidak Minggu (22/2/2026) di Pasar Beringharjo, Kranggan, Terban, dan Colombo menunjukkan harga daging sapi Rp125.000-Rp135.000 per kilogram, dengan harga karkas di RPH Giwangan Rp95.000–Rp100.000 per kilogram dan di RPH Segoroyoso Bantul Rp95.000 per kilogram.

Harga daging ayam Rp38.000–Rp40.000 per kilogram dan telur Rp30.000–Rp31.000 per kilogram. Untuk ayam layer di Pasar Terban, harga hidup di kandang Rp23.000 per kilogram dan Rp26.000 per kilogram di pedagang, menunjukkan segmentasi pasar berjalan normal tanpa lonjakan signifikan.

Direktur Kesehatan Hewan Ditjen PKH, Hendra Wibawa, menegaskan pasokan aman dan harga terkendali. “Kami memantau secara ketat, dan sejauh ini harga masih normal. Pasokan daging, ayam, dan telur ayam tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Di Kabupaten Bogor, pemantauan Sabtu (21/2/2026) di Pasar Cibinong dan Citeureup menunjukkan harga daging sapi Rp130.000 per kilogram sesuai HAP. Daging ayam Rp43.000–Rp45.000 per kilogram atau sedikit di atas HAP Rp40.000 per kilogram seiring peningkatan konsumsi Ramadan, dengan ayam hidup Rp28.000 per kilogram.

Harga telur Rp31.000 per kilogram dengan harga dari agen Rp29.200 per kilogram (asal Jawa Tengah) dan Rp26.666 per kilogram (asal Karangasem), menunjukkan distribusi lintas daerah berjalan lancar dan pasokan tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.