Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Gelar Kampung Ramadan Temindung untuk Penguat Ekraf

📅 Senin, 23 Feb 2026, 05:07 WIB | Oleh:
Kaltim Gelar Kampung Ramadan Temindung untuk Penguat Ekraf Doc: antara foto
Ket. Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi di Samarinda, Minggu (22/2).

SAMARINDA  - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mengarahkan Kampung Ramadan Temindung di Samarinda sebagai model percontohan penyelenggaraan acara berbasis komunitas yang menguatkan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf).

"Inisiatif Kampung Ramadan dinilai sukses menggerakkan ekonomi kreatif meski di tengah keterbatasan anggaran pemerintah," kata Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi di Samarinda, Minggu (22/2).

Menurut Ririn, kegiatan yang berlokasi di kawasan eks Bandara Temindung Samarinda itu merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

"Itu sinergi perdana antara pemerintah dan komunitas yang dipimpin Pak Agung. Di tengah efisiensi, inovasi harus jalan terus agar ekonomi kreatif tetap tumbuh," ujar Ririn.

Meski dukungan dana langsung dari Pemprov Kaltim terbatas (sekitar Rp5 juta), pemerintah memberikan sokongan melalui penyediaan fasilitas di Creative Hub Temindung, seperti tenda dan sarana prasarana.

Kegiatan lokal yang juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan itu bersumber pendaan dari swadaya komunitas dan sponsor.

Terdapat 60 tenda bazar yang didominasi pelaku UMKM kuliner sehingga Kampung Ramadhan menjadi ajang bagi produk lokal untuk memperkuat promosi jenama, selain ruang perputaran ekonomi.

"Antusiasme warga sangat tinggi, mengingat Samarinda sempat minim kegiatan-kegiatan besar belakangan ini. Itu membuktikan publik butuh ruang berkreasi berbasis komunitas," tambah Ririn.

Dispar Kaltim, lanjutnya, mengharapkan Kampung Ramadhan Temindung menjadi agenda rutin yang tumbuh mandiri. Pemerintah berkomitmen tetap hadir sebagai pendamping dan penyedia sistem agar inisiatif komunitas itu terus berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.