Film 'Days and Nights of Confrontation' tentang Upaya Pembunuhan Kim Jong Il Tayang di TV Korea Utara
Senin, 23 Feb 2026, 14:25 WIBBEIJING - Korea Utara menayangkan film propaganda baru di TV tentang upaya pembunuhan yang gagal terhadap pemimpin tertinggi negara itu. Media Korea Selatan menggambarkannya sebagai "karya yang belum pernah terjadi sebelumnya yang membahas hal tabu."
Dilaporkan Kyodo, film berjudul "Days and Nights of Confrontation" yang telah diputar di bioskop-bioskop di Pyongyang sejak tahun lalu, dirilis untuk pertama kalinya di Televisi Pusat Korea (KCTV) milik negara pada bulan Januari.
Film terbaru yang menggambarkan rencana pembunuhan Kim Jong Il, mendiang ayah dari pemimpin saat ini Kim Jong Un, dengan meledakkan kereta api, merupakan sekuel dari film tahun 2022 "One Day, One Night," yang bertema upaya pembunuhan terhadap Kim Il Sung, pendiri Korea Utara dan kakek dari pemimpin saat ini.
Pelaku rencana pembunuhan Kim Jong Il adalah putra dari pria yang mencoba membunuh Kim Il Sung. Kedua pelaku digambarkan sebagai elemen kontra-revolusioner.
Menurut media Korea Selatan, film thriller menegangkan terbaru ini, yang dilaporkan memenangkan tiga penghargaan di Festival Film Internasional Pyongyang, menampilkan adegan aksi ala Hollywood, termasuk perkelahian di kereta api, kejar-kejaran mobil, dan ledakan.
Pada tahun 2024, film "72 Hours" tentang pelajaran yang dipetik dari Perang Korea dirilis di Korea Utara. Kim Jong Un terlibat erat dalam produksi film yang menampilkan adegan aksi kekerasan dan grafis komputer. Ia dilaporkan menulis naskah dan menyutradarai aktingnya.
- Korea Utara
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Gass, Tiket Lebaran Masih Tersedia 98 Ribu Kursi
-
Festival IMIFEST 2025 di Hutan Kota GBK
-
Dua Penghargaan Internasional Disabet Bandara Supadio
-
396 Tenaga Kesehatan Cadangan Dikerahkan ke Wilayah Bencana Aceh
-
Mendikdasmen Tegaskan Hubungan Sosial Tentukan Keberhasilan Proses Belajar
-
Timnas Indonesia U-22 Kalah di Laga Perdana Melawan Filipina, Indra Sjafri: "Kami Bermain Tidak Sesuai Harapan"
-
Para Pemimpin Negara Bagian Sepakat Hanya Warga Negara Australia yang Boleh Memiliki Senjata Api Setelah Serangan Bondi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.