Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peristiwa Kecelakaan di Tulungagung Naik 15 Persen pada awal 2026

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Peristiwa Kecelakaan di Tulungagung Naik 15 Persen pada awal 2026 Doc: Ilustrasi AI
Ket. Sebagian besar kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengendara, seperti kurang konsentrasi, pelanggaran aturan lalu lintas, hingga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan.

TULUNGAGUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung, Jawa Timur mencatat peningkatan angka kecelakaan lalu lintas pada awal 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan mayoritas penyebab karena faktor kelalaian pengemudi (human error).

Dikutip dari Antara, Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabil, Sabtu, mengatakan sepanjang awal 2026 terjadi 37 kasus kecelakaan lalu lintas dengan tiga korban jiwa dan 72 korban luka ringan.

"Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi kenaikan sekitar 15 persen atau lima kasus. Tahun lalu tercatat 31 kejadian dengan satu korban jiwa dan 59 luka ringan," kata Taufik.

Ia menjelaskan peningkatan jumlah kejadian dan korban tersebut menjadi perhatian serius pihaknya, sehingga dilakukan pemetaan ulang titik rawan kecelakaan (black spot).

Jika sebelumnya lokasi black spot berada di Kecamatan Ngantru, kini bergeser ke Kecamatan Ngunut yang dinilai memiliki potensi kecelakaan lebih tinggi berdasarkan volume kendaraan dan frekuensi kejadian.

“Lokasi rawan sebelumnya di Ngantru, namun saat ini kami pindahkan ke Ngunut karena tingkat potensi kecelakaannya lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Taufik, sebagian besar kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengendara, seperti kurang konsentrasi, pelanggaran aturan lalu lintas, hingga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan.

Satlantas Polres Tulungagung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur menuju kawasan wisata pantai selatan yang juga rawan kecelakaan.

Pihaknya juga memprediksi peningkatan arus kendaraan selama Ramadhan sehingga pengguna jalan diminta tetap tertib dan mengutamakan keselamatan.

“Selalu patuhi aturan lalu lintas, gunakan kelengkapan berkendara, dan utamakan keselamatan,” kata Taufik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.