Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mercon Racikan Meledak di Bantul, Dua Remaja Terkapar

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 16:06 WIB | Oleh:
Mercon Racikan Meledak di Bantul, Dua Remaja Terkapar Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Bantul
Ket. Personel Kepolisian Resor Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mendatangi TKP lokasi ledakan mercon racikan di rumah wilayah Sanden. Minggu (22/2)

BANTUL -- Kepolisian Resor (Polres) Bantul melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan mendatangi lokasi ledakan mercon racikan di sebuah rumah wilayah Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya di Bantul, Minggu, mengatakan, dilaporkan telah terjadi ledakan mercon saat diracik oleh dua remaja di rumah wilayah Pedukuhan Ngunan Unan, Srigading, Sanden, pada Minggu (22/2) sekitar pukul 05.25 WIB.

"Tindakan yang sudah dilakukan adalah mendatangi TKP, kemudian mencatat dan memeriksa saksi saksi dan korban," katanya.

Selain itu, kata dia personel kepolisian juga mengamankan barang bukti yang tersisa, melaporkan kepada pimpinan, dan memasang garis polisi di sekeliling rumah tempat ledakan mercon racikan tersebut.

Menurut dia, kejadian tersebut berawal pada Minggu (22/2) sekitar pukul 05.00 WIB, yang mana korban atas nama AAN dan para saksi berkumpul di rumah AAN di pedukuhan Ngunen Unen, Srigading, Sanden.

Kemudian korban atas nama FZA datang dengan membawa bubuk mesiu atau mercon seberat empat ons dan plastik transparan. Saat itu FZA mengajak membuat mercon, namun hanya korban AAN yang bersedia diajak membuat mercon.

Kemudian kedua korban membuat mercon di teras rumah sebelah selatan yang berdekatan dengan kursi, sedangkan empat saksi duduk di kursi yang ada di sebelah timur korban.

Saat itu saksi melihat kedua korban membuat mercon dengan cara memasukkan bubuk mercon ke dalam plastik dan diisi dengan batu kecil atau kerikil kemudian diikat dengan plester bening lalu diletakkan di dekat kedua korban.

Beberapa saat kemudian, saksi melihat kedua korban telah selesai membuat satu mercon, dan sedang membuat mercon yang kedua, namun saat mercon kedua belum sempat diikat terdengar bunyi ledakan keras hingga menyebabkan atap plafon, kaca jendela, serta lantai menjadi retak.

"Saksi melihat kedua korban dalam keadaan terluka di beberapa bagian tubuhnya hingga mengeluarkan banyak darah. Oleh saksi, kedua korban dibawa ke RSUD Saras Adyatma dengan menggunakan sepeda motor," katanya.

Atas kejadian tersebut, Polres Bantul mengimbau kepada semua warga Bantul untuk tidak meracik, atau melakukan berbagai aktivitas terkait mercon dan petasan.

"Selain itu, kami mengharapkan peran orang tua agar lebih mengawasi segala bentuk aktivitas anak terkait mercon, sehingga kejadian yang tidak dinginkan dapat dihindari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.