Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Perekonomian Ungkap Tarif Dagang dengan AS Bisa Turun Hingga 10 Persen

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 15:23 WIB | Oleh:
Menko Perekonomian Ungkap Tarif Dagang dengan AS Bisa Turun Hingga 10 Persen Doc: Dokumentasi Sekretariat Presiden
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA – Pemerintah mengatakan, tarif dagang 19 persen yang dikenakan Amerika Serikat terhadap Indonesia kemungkin bisa turun 10 persen. Penurunan mengikuti kebijakan baru Presiden AS, Donald Trump, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal Trump.

“Bagi Indonesia yang sudah menandatangani perjanjian, ini masih tetap berproses. Karena perjanjian ini berlaku dalam periode 60 hari setelah ditandatangani, jadi kita masih punya waktu,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dari AS, dikutip Minggu (22/2).

Menurut dia, Indonesia sudah melakukan pembicaraan dengan United States Trade Representative (USTR) terkait pembatalan tarif resiprokal. “Mereka mengatakan akan ada keputusan dari kabinet terhadap perjanjian yang sudah ditandatangani,” ucap Menko Airlangga.

Indonesia sudah meminta juga dikenakan tarif 10 persen, namun yang sudah diberikan tarif nol tidak ada perubahan. Dalam perjanjian tarif resiprokal, AS memberikan tarif nol pada sejumlah komoditas Indonesia, seperti kopi, kakao, dan sejumlah produk lainnya.

Menko Airlangga mengatakan, Indonesia dan USTR sebenarnya sudah membahas skenario keputusan Mahkamah Agung AS sebelum penandatanganan perjanjian kemarin. Namun Airlangga menyatakan tidak tahu Trump akan memutuskan pengenaan tarif 10 persen, setelah pengumuman Mahkamah Agung AS.

Menko Airlangga juga mengatakan sudah menyampaikan laporan terkait hal tersebut pada Presiden Prabowo Subianto. “Beliau minta kita mempelajari seluruh risiko yang mungkin timbul dan Indonesia siap dengan berbagai skenario,” ujar Airlangga.

Sementara itu, perkembangan terakhir Presiden Trump menyatakan akan mengenakan tarif menjadi 15 persen. Pernyataan itu disampaikan Trump di media sosialnya, Truth Social.

Presiden Trump menyebut putusan Mahkamah Agung “anti-Amerika” dan sudah melakukan peninjauan secara menyeluruh. Untuk itu ia menyatakan akan menaikkan tarif impor menjadi 15 persen hingga batas maksimal yang diizinkan hukum. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.