Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Daop 8 Surabaya Siapkan 136.045 Tiket KA Keberangkatan dari Stasiun Malang Pada Lebaran 2026

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 17:52 WIB | Oleh:
KAI Daop 8 Surabaya Siapkan 136.045 Tiket KA Keberangkatan dari Stasiun Malang Pada Lebaran 2026 Doc: PT KAI
Ket. Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat. KAI Daop 8 Surabaya siapkan ratusan ribu kursi dari Stasiun Malang.

Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyediakan sebanyak 136.045 tiket kereta api (KA) keberangkatan dari Stasiun Malang pada periode Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa pemesanan tiket KA untuk seluruh tanggal keberangkatan pada periode Angkutan Lebaran telah tersedia dan dapat dipesan oleh masyarakat sejak 15 Februari 2026. 

“Saat ini, tiket KA reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya mencatat pemesanan tiket KA keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya untuk periode Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 34.965 tiket atau sebesar 25 persen dari total tiket yang disediakan.

Sejak dibuka pada 25 Januari 2026, pemesanan tiket KA keberangkatan dari stasiun-stasiun wilayah Malang Raya terus menunjukkan peningkatan. Stasiun Malang menjadi stasiun di wilayah Malang Raya yang mencatat pemesanan tiket KA tertinggi dengan 28.447 tiket, disusul Stasiun Kepanjen dengan 2.729 tiket serta Stasiun Malang Kota Lama dengan 2.391 tiket. Sementara itu, Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung mencatatkan pemesanan tiket total sebanyak 1.398 tiket.

KA dengan rute tujuan Jakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto menjadi favorit yang dipilih oleh masyarakat. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap layanan KAI sebagai moda transportasi andalan selama periode Lebaran 2026.

"KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan pemesanan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal. KAI juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan," tutup Mahendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.