Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 13:52 WIB | Oleh:
480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual Doc: antara foto
Ket. Layanan kereta Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 480 ribu tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 1 April 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan terdapat sekitar 98 ribu tempat duduk untuk keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta, khususnya dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada tanggal-tanggal tertentu menjelang masa puncak arus mudik.

“Untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, ketersediaan tempat duduk pada 11 Maret tercatat sebanyak 31.587 kursi, 12 Maret 19.060 kursi, 13 dan 14 Maret masing-masing 9.186 kursi, serta 15 Maret 10.339 kursi,” ujar Franoto di Jakarta, Minggu (22/2).

Kemudian, sambung dia, untuk keberangkatan 16 Maret terdapat 5.016 kursi, 17 Maret sebanyak 2.127 kursi, 18 Maret sebanyak 901 kursi, 19 Maret sebanyak 1.926 kursi, dan 20 Maret sebanyak 2.086 kursi.

Selain itu, pada 21 Maret tersedia 12.772 kursi, dan untuk periode 22 Maret hingga 1 April 2026 masih tersedia lebih dari 20 ribu kursi per hari.

Menurut Franoto, data ketersediaan kursi tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, seiring dengan pemesanan maupun pembatalan tiket oleh calon penumpang.

Untuk mendukung kebutuhan penumpang, kata dia, KAI Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan 16 perjalanan tambahan, yang terdiri dari 10 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir dan 6 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dengan penambahan tersebut, maka total terdapat 84 perjalanan kereta api jarak jauh per hari yang beroperasi dari wilayah Daop 1 Jakarta selama masa Angkutan Lebaran.

Franoto menambahkan pemerintah memberikan stimulus berupa potongan tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau selama masa Lebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.