Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah: Penguatan Kopdes Bukan untuk Matikan Ritel Modern

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Pemerintah: Penguatan Kopdes Bukan untuk Matikan Ritel Modern  Doc: Kemenkop

JAKARTA - Pemerintah menegaskan penguatan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan langkah strategis membangun kemandirian ekonomi rakyat. Menurutnya, Kopdes hadir bukan untuk mematikan ritel modern.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kebijakan pengembangan koperasi desa lebih diarahkan pada pengaturan ekspansi gerai baru di wilayah pedesaan. Ini dilakukan agar pelaku usaha lokal memiliki ruang tumbuh yang memadai.

“Tidak ada niat untuk menutup atau mematikan ritel modern. Yang dilakukan adalah penataan agar koperasi desa yang sedang tumbuh tidak langsung tersisih,” ujar Ferry dalam keterangannya, Sabtu (21/2).

Menurut dia, afirmasi kebijakan tersebut diperlukan untuk memberi kesempatan koperasi memperkuat fondasi usaha. Mulai dari manajemen, ketersediaan stok, hingga daya saing harga.

Belakangan, wacana penguatan Kopdes dikaitkan dengan keberadaan jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart di desa-desa. Namun pemerintah memastikan langkah tersebut bertujuan menciptakan keseimbangan ekosistem usaha, bukan membatasi pihak tertentu.

“Koperasi desa/kelurahan memiliki karakter berbeda karena berbasis kepemilikan bersama dan prinsip gotong royong. Keuntungan usaha dikembalikan kepada anggota dalam bentuk sisa hasil usaha (SHU) serta penguatan modal usaha masyarakat,” kata Ferry.

Penguatan koperasi desa juga dinilai sejalan dengan agenda pemerataan pembangunan, agar desa tidak hanya menjadi pasar produk dari kota. Melainkan agar mampu menjadi pusat produksi dan distribusi bagi warganya sendiri.

Pemerintah mendorong pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan transparan, termasuk melalui pemanfaatan sistem digital. Sehingga mampu bersaing secara sehat di tingkat lokal.

Dengan penguatan tersebut, diharapkan perputaran ekonomi dapat semakin bertahan di desa, menciptakan lapangan kerja. Serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.