Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kini Giliran Korsel Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 22:05 WIB | Oleh:
Kini Giliran Korsel Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Doc: AFP

SEOUL - Semua maskapai penerbangan penumpang Korea Selatan telah sepenuhnya melarang penggunaan power bank di dalam pesawat di tengah meningkatnya kekhawatiran keselamatan menyusul serangkaian insiden kebakaran terkait baterai, kata sumber industri pada Jumat (20/2).

Sebelumnya pada Kamis (19/2), T'Way Air Co. mengumumkan akan melarang penumpang mengisi daya ponsel pintar dan perangkat elektronik lainnya dengan power bank portabel selama penerbangan mulai Senin (23/2).

Dengan keputusan tersebut, T'Way Air menjadi maskapai penerbangan penumpang terakhir dari 11 maskapai penerbangan di negara itu yang mengadopsi langkah tersebut, menurut sumber tersebut.

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Eastar Jet Co. adalah maskapai penerbangan Korea Selatan pertama yang melarang penggunaan power bank di dalam pesawat pada Oktober.

Jeju Air Co., maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di negara itu, menerapkan kebijakan tersebut pada akhir Januari.

Maskapai penerbangan nasional Korean Air Co. dan empat afiliasinya -- Asiana Airlines Inc., Jin Air Co., Air Busan Co. dan Air Seoul Inc. -- juga memperkenalkan larangan tersebut pada akhir Januari.

Maskapai penerbangan menyatakan bahwa penumpang masih boleh membawa power bank di dalam kabin, tetapi terminalnya harus ditutup dengan pita isolasi atau perangkat tersebut, yang ditempatkan dalam kantong terpisah, harus selalu berada dalam jangkauan dan tidak boleh disimpan di kompartemen atas.

Kekhawatiran tentang penggunaan power bank portabel di pesawat meningkat setelah kebakaran besar yang melibatkan pesawat Air Busan di Bandara Internasional Gimhae di Busan, sekitar 330 kilometer tenggara Seoul, pada Januari 2025. Ant/Yonhap-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.