Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Buruknya Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Dunia Sabtu Pagi Ini

26 Sabtu, 21 Feb 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Buruknya Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Dunia Sabtu Pagi Ini Buruknya Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Dunia Sabtu Pagi Ini Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
Ket. Pemandangan gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta.

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu pagi ini menduduki posisi 10 besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori udara tak sehat.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.25 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di posisi ketujuh terburuk di dunia dengan angka 161 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Polusi udara Jakarta yakni PM2.5 dan nilai konsentrasi 70 mikrogram per meter kubik. Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif, karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif, atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Sedangkan kategori tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan, ataupun nilai estetika, dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50

Kemudian kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kabul (Afghanistan) yang berada di angka 370, urutan kedua Lahore (Pakistan) di angka 238, ketiga Dhaka (Bangladesh) di angka 233, dan urutan keempat Kolkata (India) di angka 230.

Lalu urutan kelima Delhi (India) di angka 193, urutan keenam (Mumbai) India di angka 172, urutan ketujuh Hanoi (Vietnam) di angka 163, urutan kesembilan Chengdu (China) di angka 157, dan urutan kesepuluh Beijing (China)di angka 155.

Namun demikian masyarakat tetap direkomendasikan untuk selalu mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

HBKB di Jakarta Selatan

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
HBKB di Jakarta Selatan
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.