Tumpeng Diupayakan Sebagai Kekayaan Intelektual, Kemenekraf Dukung Agar Dongkrak Ekraf

Jumat, 20 Feb 2026, 14:55 WIB

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendukung upaya untuk menjadikan hidangan tumpeng dan karya gastronomi Indonesia yang lain sebagai kekayaan intelektual guna mendorong peningkatan ekonomi kreatif daerah.

Saat menerima perwakilan Indonesia Gastronomy Community (IGC) di Autograph Tower, Jakarta, Kamis (19/2), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai kekhasan tumpeng bisa menjadi fondasi kuat untuk mengembangkannya menjadi kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) gastronomi nasional.

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan perwakilan Indonesia Gastronomy Community (IGC) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (19/2). — Sumber: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif.

"Di Kementerian Ekonomi Kreatif, kami mendorong agar kekayaan budaya dapat menjadi IP yang bisa dikomersialisasikan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta pada Jumat.

Kemenekraf mendukung upaya IGC selaku inisiator pengembangan ekosistem gastronomi Indonesia berbasis riset, kurasi, dan penguatan kekayaan intelektual.

Komunitas yang dibentuk tahun 2020 ini antara lain berfokus pada penguatan merek gastronomi Indonesia, pengembangan IP kuliner Nusantara, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gastronomi.

"IGC adalah komunitas yang mencintai makanan, minuman, budaya, dan filosofi gastronomi," kata Ria Musiawan selaku ketua umum IGC periode 2023–2026.

"Kami ingin tumpeng semakin dikenal dan dipahami maknanya sebagai simbol persatuan. Kami berharap hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret," ia menambahkan.

Dalam pertemuan dengan pejabat Kemenekraf, IGC mengusulkan upaya untuk meningkatkan UMKM kuliner, membangun Gastronomy Creative Hub dan model pameran berbasis pengalaman, mengintegrasikan gastronomi dalam agenda promosi ekonomi kreatif, serta mengembangkan model gastronomi berbasis dampak sosial melalui edukasi pangan lokal.

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu mengapresiasi konsistensi IGC dalam mengangkat kekayaan kuliner berbasis sejarah dan budaya.

Yuke menekankan pentingnya penguatan kurasi dan penceritaan dalam upaya untuk meningkatkan daya saing produk kuliner Indonesia.

"Tradisi pertumpengan dapat menjadi pilot project yang menunjukkan bahwa kekayaan budaya kita memiliki potensi nilai tambah yang besar untuk komersialisasi IP gastronomi nasional," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.