Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ingin Board of Peace Awasi PBB, Hadiri Pertemuan Perdana Bersama Presiden Prabowo

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 03:00 WIB | Oleh:
Trump Ingin Board of Peace Awasi PBB, Hadiri Pertemuan Perdana Bersama Presiden Prabowo Doc: ANTARA/Martha Herlinawati S
Ket. Tangkapan layar - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan sambutan dalam pertemuan perdana tingkat kepala negara Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Kamis (19/2).

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan visi diplomasi yang mengejutkan dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di United States Institute of Peace, Washington DC, Kamis waktu setempat.

Di hadapan para pemimpin dari 50 negara anggota, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, Trump menyatakan harapannya agar lembaga baru tersebut dapat berfungsi sebagai pengawas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di masa depan.

"Suatu hari nanti, saya tidak akan berada di sini. Perserikatan Bangsa-Bangsa akan tetap ada dan saya pikir akan menjadi jauh lebih kuat,” kata Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace di United States Institute of Peace, Washington, Kamis.

“Dan Dewan Perdamaian hampir akan mengawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan memastikan organisasi itu berjalan dengan semestinya. Namun kami akan memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tuturnya.

Trump mengatakan, PBB membutuhkan dukungan, baik dalam operasional fasilitas maupun pendanaan.

"Kami akan memastikan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap berjalan... Saya sudah mengatakannya selama bertahun-tahun, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki potensi yang luar biasa,” ujarnya.

Presiden AS itu meyakini organisasi tersebut pada akhirnya akan “memenuhi potensinya.”

Pada Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung.

Dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington DC hari ini, Presiden Prabowo hadir memenuhi undangan Presiden Trump yang merupakan tuan rumah dan inisiator BoP.

Beberapa pemimpin negara anggota lainnya juga turut hadir, antara lain dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.