Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Nasi Kuning di Banjarmasin Raup Rp1 juta per Hari, Ternyata Terbongkar Rahasianya

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Pedagang Nasi Kuning di Banjarmasin Raup Rp1 juta per Hari, Ternyata Terbongkar Rahasianya Doc: ANTARA/HO-Baznas RI.
Ket. Rabiyatul Adawiyah, pedagang nasi kuning dan lontong yang kini mampu meraup omzet Rp1 juta per hari setelah mengikuti pemberdayaan pada program Baznas Microfinance Desa (BMD) di Banjarmasin.

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Baznas Microfinance Desa (BMD) berhasil memberdayakan Rabiyatul Adawiyah, pedagang nasi kuning dan lontong di Banjarmasin yang kini mampu meraup omzet Rp1 juta per hari.

Rabiyatul melalui keterangan di Jakarta, Jumat, mengaku dirinya merasakan langsung dampak positif program tersebut terhadap usahanya. Ia bersyukur atas bantuan pembiayaan yang diterima sehingga usahanya kini semakin berkembang.

"Dulu sebelum dibantu Baznas omzet harian cuman Rp800 ribu, kini alhamdulillah omzet meningkat menjadi Rp1 juta per hari seiring dengan perbaikan fasilitas usaha dan penambahan kapasitas produksi," katanya.

Rabiyatul mengatakan program pembiayaan dari Baznas sangat membantu pedagang kecil, seperti dirinya karena tidak memberatkan. Skema tanpa bunga membuat pelaku usaha tetap bisa berkembang tanpa tekanan biaya tambahan.

Ia berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak pedagang kecil yang terbantu.

"Program Baznas ini membantu sekali. Tidak pakai bunga, hanya infak, dan infak itu juga membuat kita punya ruang untuk bersedekah," ucap Rabiyatul Adawiyah.

Menanggapi capaian tersebut, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perkembangan usaha mustahik binaan Baznas.

Ia menilai keberhasilan ini merupakan bukti bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan Baznas secara tepat sasaran mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi kemandirian ekonomi mustahik.

"Keberhasilan Rabiyatul menunjukkan zakat yang dikelola secara produktif dapat mendorong kemandirian ekonomi. Baznas ingin memastikan para mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga tumbuh dan berkembang melalui usaha yang berkelanjutan," ujar Saidah.

Saidah menjelaskan Program BMD tidak hanya memberikan pembiayaan modal usaha, tetapi juga pendampingan intensif agar usaha para mustahik dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ia menyebut salah satu keunggulan program ini adalah skema pembiayaan tanpa bunga sehingga tidak memberatkan pelaku usaha kecil.

Ke depan, Saidah menegaskan komitmen Baznas untuk terus memperluas jangkauan Program BMD agar semakin banyak mustahik yang dapat meningkatkan usahanya hingga bertransformasi menjadi muzaki.

"Dari penerima manfaat zakat bisa menjadi pemberi zakat. Jika itu terwujud, bukan tidak mungkin Baznas dapat berkontribusi lebih besar dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia," ucap Saidah Sakwan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.