Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Berpotensi Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Berpotensi Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat berpotensi bergerak variatif di tengah adanya sentimen dari domestik dan global.

IHSG dibuka menguat 26,14 poin atau 0,32 persen ke posisi 8.300,22. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,76 poin atau 0,33 persen ke posisi 837,04.

"IHSG hari ini, diprediksi bervariasi dalam kisaran 8.220- 8.380," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari dalam negeri, hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.

BI menyatakan bahwa keputusan mempertahan BI-Rate, sebagai upaya untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi Price Consumer Expenditure (PCE) dan data PDB Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini.

Berdasarkan hasil risalah FOMC The Fed pada pekan ini, beberapa pejabat mempertimbangkan kenaikan untuk menahan inflasi AS yang masih di atas target.

Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS harus membuat kesepakatan yang berarti dengan Iran, karena Iran merupakan ”hot spot” saat ini.

Seiring dengan itu, Trump menyatakan bahwa dalam 10-15 hari mendatang, akan sangat menentukan apakah AS akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau tidak terkait dengan program nuklir yang mereka miliki.

Pada perdagangan Kamis (19/02) kemarin, bursa saham Eropa kompak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,80 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,55 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,93 persen, serta indeks CAC melemah 0,36 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga kompak melemah pada Kamis (19/02), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,54 persen ke 49.395,16, indeks S&P 500 melemah 0,28 persen ke 6.861,89, dan indeks Nasdaq Composite terkoreksi 0,31 persen ke 22.682,73.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 1,29 persen ke 56.726,70, indeks Hang Seng melemah 0,83 persen ke 26.484,12, sedangkan indeks Strait Times menguat 0,09 persen ke 5.005,95.

Sementara itu, indeks Shanghai (China) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.