Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurang Konsumsi Serat Saat Ramadhan Berisiko Ganggu Pencernaan

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kurang Konsumsi Serat Saat Ramadhan Berisiko Ganggu Pencernaan Doc: Antara
Ket. Aneka buah dan sayur segar yang kaya serat.

Jakarta - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan bahwa kekurangan asupan serat selama berpuasa dapat memicu masalah pencernaan, termasuk di antaranya sembelit.

"Yang paling sering terjadi saat asupan serat kurang itu sembelit. Banyak orang puasa mengalami sembelit dan perut tidak nyaman karena seratnya tidak cukup,"  kata Ritadi Jakarta pada Rabu (18/2).

Ia menyampaikan bahwa penurunan konsumsi sayur dan buah-buahan akibat perubahan pola makan selama berpuasa bisa membuat kebutuhan serat harian tidak terpenuhi.

Saat asupan serat rendah, dosen di Universitas Faletehan Serang itu menjelaskan, pergerakan usus jadi melambat sehingga proses buang air besar tidak lancar dan perut tidak nyaman.

Kalau berlangsung lama, ia melanjutkan, masalah kekurangan serat bisa menimbulkan masalah serius pada saluran cerna.

Menurut dia, sembelit berkepanjangan dapat memicu peradangan dan meningkatkan risiko hemoroid.

Rita menyampaikan bahwa kekurangan serat juga berkaitan dengan masalah metabolik. Asupan serat yang rendah dapat menyebabkan kontrol penyerapan zat gizi kurang optimal, sehingga kadar gula dan lemak dalam darah bisa meningkat.

Selain itu, ia mengatakan, serat merupakan sumber makanan bagi mikrobiota usus. Kalau asupan serat tidak mencukupi, jumlah dan keragaman bakteri baik di saluran cerna dapat menurun.

"Kesehatan mikrobiota usus juga berkaitan dengan kesehatan mental. Jadi kalau asupan serat kurang, efeknya tidak hanya ke pencernaan, tapi bisa berdampak lebih luas," katanya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan sumber serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai bagian dari menu sahur dan berbuka puasa agar kebutuhan serat terpenuhi dan pencernaan tidak terganggu selama berpuasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.