Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Pertama Puasa Ramadan Lapak Takjil di Jakarta Barat Diserbu Warga, Ludes!

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 18:04 WIB | Oleh:
Hari Pertama Puasa Ramadan Lapak Takjil di Jakarta Barat Diserbu Warga, Ludes! Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Warga berbondong-bondong menyerbu kawasan lapak takjil di pinggir Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada hari pertama Ramadhan, Kamis (19/2) sore.

JAKARTA - Warga berbondong-bondong menyerbu kawasan lapak takjil di pinggir Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada hari pertama Ramadan, Kamis (19/2) sore.

Tampak di lokasi, para pedagang takjil berjejer di pinggir jalan. Takjil yang dijual juga beragam, mulai dari gorengan, kue basah hingga minuman.

Serbuan para pemburu takjil pun datang silih berganti sejak pukul 15.30 WIB.

Kondisi itu membuat parkiran di depan rumah toko (ruko) daerah itu padat oleh kendaraan pembeli. Sementara itu, lalu lintas Jalan Panjang terpantau padat, dengan klakson kendaraan saling menyahut.

Sejumlah petugas kepolisian serta petugas Transjakarta tampak bersiaga di lokasi untuk mengurai kemacetan.

Seorang pedagang takjil bernama Ita mengaku sudah kebanjiran pelanggan sejak pukul 16.00 WIB.

"Banyak sekali tadi, tak bisa dihitung. Sebagian emang pelanggan tetap, tapi emang hari pertama ini banyak sekali. Bisa lihat sendiri," kata Ita. 

Kendati harga bahan pokok seperti cabai, minyak goreng, telur dan komoditas lainnya merangkak naik, Ita enggan untuk menaikkan harga dagangannya.

"Kalau saya, harga tetap, (lumpia) masih 5 ribu rupiah per tiga biji," kata dia.

Sementara itu, seorang pembeli takjil bernama Daffa mengaku cukup kesulitan untuk menuju lokasi penjualan.

Hal itu karena lalu lintas di Jalan Panjang jauh lebih macet dibanding hari biasa, apalagi waktunya berburu takjil bertepatan dengan jam pulang kerja.

"Kalau harga takjil relatif sama. Saya juga sehari-hari kalau beli gorengan di sini. Tapi kalau macet sekali hari ini," kata Daffa.

Hingga pukul 17.20 WIB, para pemburu takjil masih datang silih berganti. Kemacetan lalu lintas pun masih terjadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.