Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Banyuwangi ASRI Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerakan Banyuwangi ASRI Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat Doc: Antara

Situbondo - Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, deklarasi Gerakan Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan berbagai program gotong royong telah disiapkan mengakselerasi program Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Deklarasi Banyuwangi ASRI melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai ASN, TNI, Polri, dinas, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, FKUB, pelajar, mahasiswa, pokdarwis, perwakilan pondok pesantren, dan berbagai elemen masyarakat lainnya digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol Banyuwangi, pada Rabu.

"Hari ini kami memulai gerakan besar, selaras dengan arah kebijakan Bapak Presiden. Beliau mengatakan, sampah itu bencana, sampah itu penyakit dan diproyeksikan hampir seluruh TPA di Indonesia mengalami overcapacity di tahun 2028, maka, Banyuwangi tidak boleh menunggu dan hari ini kami mulai dengan aksi nyata," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Dalam gerakan Banyuwangi ASRI itu, para peserta deklarasi tidak hanya membacakan komitmen bersama, namun ribuan masyarakat juga langsung turun ke lapangan dengan membersihkan sampah di sepanjang area pantai.

Menurut Ipuk, Banyuwangi ASRI bukan sekadar program kebersihan, tapi memiliki indikator kerja yang berkelanjutan dan terintegrasi pada semua aspek.

Dia memaparkan, pada aspek "Aman" Banyuwangi akan memperkuat sistem keamanan wilayah melalui sinergi dengan TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.

Penguatan keamanan wilayah salah satunya dengan integrasi CCTV, hingga komitmen tinggi bersama TNI/ Polri dan masyarakat untuk memberantas penyakit sosial, sedangkan desa-desa rawan bencana didorong membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).

Pada aspek "Sehat", Banyuwangi memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif dengan mendorong gaya hidup sehat kepada masyarakat.

"Pergi puskesmas tidak hanya saat sakit, namun di kala sehat justru harus rutin memeriksakan diri untuk deteksi dini, dan kami juga akan mendorong sanitasi layak serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga," kata Bupati Ipuk.

Sementara pada sektor "Resik", kata Ipuk, pemkab mengoptimalkan TPS3R dan bank sampah serta memperkuat pemilahan sampah dari rumah tangga.

Sesuai arahan Presiden, Pemkab Banyuwangi mendorong adanya perubahan budaya di masyarakat dengan mengajak meluangkan waktu 10-15 menit setiap hari untuk kebersihan.

"Kam akan terus mendorong keindahan kota, dan kawasan kota harus indah, dilengkapi dengan identitas budaya lokal dan nasional yang menguat. Intinya ASRI adalah tugas semua elemen masyarakat, bukan hanya tugas pemda, bukan juga tugas TNI-Polri," kata Bupati Ipuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.